Tronton Muatan 20 Ton Mogok di Perlintasan KA Madiun, Polisi Terapkan Contra Flow

Erlita H • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 01:34 WIB
REKAYASA LALIN: Truk tronton bermuatan sekitar 20 ton galon air mineral mogok di perlintasan KA Sukosari, Kota Madiun, Selasa (18/8). Polisi menerapkan contra flow selama proses penanganan. (Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun)
REKAYASA LALIN: Truk tronton bermuatan sekitar 20 ton galon air mineral mogok di perlintasan KA Sukosari, Kota Madiun, Selasa (18/8). Polisi menerapkan contra flow selama proses penanganan. (Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun)

Jawa Pos Radar Madiun – Truk tronton bermuatan sekitar 20 ton galon air mineral mogok tepat di perlintasan KA Sukosari, Kota Madiun, Selasa (18/8).

Kendaraan yang melintang di jalur rel itu membuat arus lalu lintas tersendat hingga berdampak pada perjalanan sejumlah kereta api.

Polisi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan PT KAI langsung melakukan pengamanan serta rekayasa lalu lintas. Contra flow diterapkan selama proses penanganan tronton.

Kendaraan tersebut dikemudikan Sumiat Prasetyo, 43, warga Mojokerto. Tronton bertolak dari Pasuruan menuju Kaibon, Kabupaten Madiun, untuk membongkar muatan.

Sumiat mengatakan, insiden bermula ketika colt diesel yang melaju di depannya tiba-tiba mengerem. Dia spontan menginjak rem untuk menghindari tabrakan.

Setelah itu, gangguan muncul pada sistem kelistrikan tronton. Dinamo starter mengalami korsleting ke aki hingga mesin mati.

’’Di depan ada colt diesel. Saya tidak tahu tiba-tiba ada apa, kendaraan itu rem mendadak. Saya ikut mengerem. Setelah itu dinamo berputar, terjadi korsleting ke aki, kemudian mesin langsung mati,’’ ujar Sumiat.

Nahas, mesin mati ketika posisi tronton berada tepat di perlintasan KA. Beruntung, Sumiat membawa dinamo starter cadangan.

Komponen pengganti kemudian dipasang agar kendaraan dapat segera dipindahkan dari jalur rel. Sekitar 30 menit kemudian, mesin berhasil dihidupkan.

’’Yang penting kendaraan dipinggirkan dulu. Setelah itu nanti diperbaiki di gudang,’’ katanya.

Kasat Lantas Polres Madiun Kota AKP Nanang Cahyono mengatakan, polisi bersama Dishub dan PT KAI langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

Petugas menerapkan contra flow bagi kendaraan dari arah Jalan Basuki Rahmat.

Pengendara diarahkan menggunakan lajur kanan karena tronton yang mogok berada di sisi kiri perlintasan.

Sedangkan kendaraan dari arah Ponorogo melalui simpang Patung Pendekar dialihkan menuju Jalan Diponegoro, kemudian diarahkan ke Jalan Imam Bonjol.

’’Tujuannya memberikan kelancaran bagi pengguna jalan, khususnya kendaraan dari arah Basuki Rahmat,’’ jelas Nanang.

Menurut Nanang, proses penanganan kendaraan berlangsung relatif lancar. Petugas harus menunggu penggantian dinamo starter yang rusak dan sempat dalam kondisi panas.

Setelah dinamo cadangan terpasang, mesin tronton kembali hidup dan kendaraan dapat dipindahkan dari lokasi.

’’Kurang lebih 30 menit karena harus mengganti dinamo starter. Setelah diganti, alhamdulillah kendaraan bisa berjalan lancar,’’ terangnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
truk mogok di rel contra flow kota madiun perlintasan KA Sukosari Polres Madiun Kota