Cakupan Vitamin A Balita di Kota Madiun Baru 30–40 Persen, Pemkot Target 100 Persen

Erlita H • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:00 WIB
KEJAR TARGET: Pemkot Madiun mengoptimalkan 256 Posyandu ILP untuk mengejar cakupan pemberian vitamin A kepada balita hingga 100 persen pada Agustus 2026. (Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun)
KEJAR TARGET: Pemkot Madiun mengoptimalkan 256 Posyandu ILP untuk mengejar cakupan pemberian vitamin A kepada balita hingga 100 persen pada Agustus 2026. (Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun)

Jawa Pos Radar Madiun – Cakupan pemberian vitamin A kepada balita di Kota Madiun periode Agustus 2026 baru mencapai sekitar 30–40 persen hingga Selasa (18/8).

Pemkot menargetkan seluruh sasaran terlayani bulan ini dengan mengerahkan jaringan 256 Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) hingga melakukan penyisiran pada akhir pekan.

Petugas bakal mendatangi sasaran yang belum mendapatkan vitamin A, termasuk pada Sabtu dan Minggu.

Strategi tersebut ditempuh agar capaian periode Agustus bisa mencapai 100 persen.

Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengatakan, pemberian vitamin A merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Februari dan Agustus. Pada periode Februari lalu, cakupannya mencapai sekitar 98 persen.

’’Untuk Agustus ini harapannya bisa 100 persen,’’ ujarnya saat pencanangan pemberian vitamin A di Wisma Haji Kota Madiun, Selasa (18/8).

Pelayanan vitamin A sebenarnya telah berlangsung sejak awal Agustus melalui puskesmas, puskesmas pembantu, dan posyandu.

Namun, penyisiran pada hari kerja terkadang belum berhasil menjangkau seluruh sasaran.

Sebab, sejumlah balita tidak berada di rumah ketika petugas datang. Beberapa di antaranya dititipkan kepada keluarga di luar kota.

Karena itu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun diminta lebih agresif menjemput sasaran.

’’Saya arahkan kunjungan juga dilakukan pada hari libur, Sabtu dan Minggu. Yang belum mendapatkan juga tidak banyak, sekitar dua sampai tiga anak di masing-masing puskesmas,’’ jelas Soeko.

Sekretaris Dinkes PPKB Kota Madiun Wahyu Hetty Darmawati mengatakan, cakupan vitamin A periode Agustus hingga Selasa (18/8) masih berada di kisaran 30–40 persen.

Menurut dia, angka tersebut tidak terlepas dari pelayanan yang dilakukan secara bertahap mengikuti jadwal 256 Posyandu ILP di seluruh kelurahan.

’’Pelaksanaannya mengikuti jadwal masing-masing Posyandu ILP di kelurahan,’’ katanya.

Pelayanan tidak hanya berupa pemberian vitamin A. Balita juga mendapatkan obat cacing, penimbangan berat badan, pemeriksaan kesehatan, hingga pemberian makanan tambahan (PMT) lokal.

Orang tua turut mendapatkan edukasi mengenai pemenuhan gizi anak.

Wahyu memastikan stok vitamin A dan obat cacing mencukupi untuk mengejar seluruh sasaran selama periode pelayanan Agustus.

’’Harapannya meningkatkan kesehatan balita menuju generasi emas,’’ pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
kota madiun Balita vitamin a Posyandu ILP dinkes ppkb kota madiun