Jawa Pos Radar Madiun – Libur panjang Maulid Nabi mendongkrak mobilitas penumpang KA di wilayah KAI Daop 7 Madiun.
Dalam sehari, Jumat (21/8), sebanyak 15.846 penumpang tercatat naik dan turun di sejumlah stasiun.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, dari jumlah tersebut, 7.539 penumpang tercatat berangkat.
Sedangkan 8.307 lainnya tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun.
Sementara, berdasarkan data sementara untuk periode 21–25 Agustus, jumlah keberangkatan telah mencapai 21.124 penumpang. Sedangkan penumpang yang tiba tercatat 20.374 orang.
’’Pada momentum libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mobilitas masyarakat menggunakan kereta api di wilayah Daop 7 Madiun terpantau cukup tinggi,’’ ujarnya, Sabtu (22/8).
Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat, KAI tetap mengoperasikan rata-rata 62 perjalanan kereta api jarak jauh dan 10 perjalanan KA lokal BIAS setiap hari.
Ketersediaan tempat duduk untuk sejumlah kereta keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun juga masih ada.
KAI turut menambah kapasitas pada beberapa perjalanan, di antaranya KA Bangunkarta, Brantas, dan Singasari.
’’KAI terus memastikan seluruh layanan berjalan aman, nyaman, dan lancar sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan bersama keluarga maupun menuju berbagai daerah tujuan dengan tenang,’’ kata Tohari.
Seiring tingginya mobilitas selama libur panjang, calon penumpang diimbau merencanakan perjalanan sejak awal.
Termasuk memastikan ketersediaan tiket dan mencermati kembali jadwal keberangkatan.
Penumpang juga disarankan datang lebih awal ke stasiun untuk mengantisipasi kepadatan.
’’Pelanggan kami imbau datang lebih awal, memperhatikan kembali jadwal keberangkatan pada tiket, serta selalu menjaga keselamatan dan kenyamanan selama berada di stasiun maupun perjalanan,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto