Pemkot Madiun Siapkan Beasiswa Kuliah Penuh, Syaratnya IPK 3,5

Erlita H • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:40 WIB
TINGKATKAN SDM: Pemkot Madiun menyiapkan Beasiswa Prestasi dengan pembiayaan penuh bagi mahasiswa yang mampu menjaga prestasi akademik. Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun
TINGKATKAN SDM: Pemkot Madiun menyiapkan Beasiswa Prestasi dengan pembiayaan penuh bagi mahasiswa yang mampu menjaga prestasi akademik. Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun

Jawa Pos Radar Madiun – Kesempatan mahasiswa Kota Madiun mendapatkan biaya kuliah penuh semakin terbuka.

Pemkot Madiun tengah merancang Beasiswa Prestasi yang bakal meningkatkan bantuan pendidikan dari sebelumnya Rp 9 juta per tahun menjadi pembiayaan penuh.

Namun, ada syarat yang harus dijaga. Mahasiswa penerima dituntut mempertahankan prestasi akademik selama kuliah.

Salah satu opsi yang tengah digodok adalah IPK minimal 3,5 setiap semester.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, perubahan skema beasiswa mahasiswa Madiun tersebut dirancang dengan menjadikan capaian akademik sebagai tolok ukur utama.

’’Program beasiswa bakal ditingkatkan. Misalnya, beasiswa yang sekarang Rp 9 juta per tahun, besok saya upgrade menjadi Beasiswa Prestasi. Saya ingin biayanya penuh, tetapi berbasis nilai,’’ ujarnya, Minggu (23/8).

Dalam skema baru tersebut, mahasiswa yang memenuhi standar akademik berpeluang memperoleh beasiswa kuliah penuh dari Pemkot Madiun.

IPK 3,5 menjadi salah satu parameter yang tengah dipertimbangkan. Nilai tersebut bukan hanya harus dicapai, tetapi juga dipertahankan pada semester-semester berikutnya.

Artinya, penerima dituntut konsisten. Beasiswa Prestasi tak hanya dirancang untuk meringankan biaya kuliah, tetapi sekaligus menjadi pemacu mahasiswa mempertahankan performa akademiknya.

Konsekuensi pun disiapkan jika capaian akademik penerima turun di bawah ketentuan.

Mahasiswa tersebut tidak lagi mendapatkan pembiayaan penuh.

Bantuan bakal dikembalikan ke skema sebelumnya, yakni Rp 750 ribu per bulan atau Rp 9 juta setahun.

Dengan begitu, keberlanjutan fasilitas Beasiswa Prestasi Kota Madiun akan bergantung pada kemampuan mahasiswa menjaga prestasi selama menempuh pendidikan.

Bagus menyebut peningkatan skema beasiswa tersebut merupakan bagian dari investasi Pemkot Madiun terhadap kualitas SDM Kota Madiun.

Pemkot tidak ingin program berhenti sebatas membantu biaya pendidikan tinggi.

Insentif tersebut diharapkan ikut mendorong mahasiswa asal Kota Madiun berlomba meningkatkan capaian akademiknya.

’’Kami serius membiayai mahasiswa Madiun dengan syarat memiliki prestasi akademik yang baik,’’ tegas Bagus. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
beasiswa prestasi IPK minimal kota madiun Beasiswa mahasiswa Madiun Pemkot Madiun