Libur Maulid, 70 Ribu Penumpang Padati Kereta di Daop 7 Madiun

Erlita H • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:39 WIB
RAMAI: Penumpang memanfaatkan kereta api untuk bepergian selama libur Maulid. KAI Daop 7 Madiun mencatat 70.913 penumpang naik-turun pada 21–25 Agustus.
RAMAI: Penumpang memanfaatkan kereta api untuk bepergian selama libur Maulid. KAI Daop 7 Madiun mencatat 70.913 penumpang naik-turun pada 21–25 Agustus.

Jawa Pos Radar Madiun – Kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian selama libur Maulid Nabi 2026.

Dalam lima hari, pergerakan penumpang di wilayah KAI Daop 7 Madiun menembus 70 ribu orang.

Tepatnya, sebanyak 70.913 penumpang kereta api tercatat naik-turun di sejumlah stasiun wilayah Daop 7 Madiun selama periode 21–25 Agustus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 35.689 pelanggan berangkat. Sementara 35.224 penumpang lainnya tiba di berbagai stasiun wilayah kerja Daop 7 Madiun.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah. Sebab, perjalanan kereta api masih berlangsung hingga Selasa (25/8) tengah malam.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, lonjakan mobilitas terjadi pada waktu berbeda antara arus kedatangan dan keberangkatan.

Arus kedatangan tertinggi tercatat pada Jumat (21/8). Dalam sehari, sebanyak 8.383 pelanggan tiba di stasiun wilayah Daop 7 Madiun.

Sedangkan puncak keberangkatan terjadi Minggu (23/8). Jumlahnya lebih tinggi, mencapai 8.635 pelanggan dalam sehari.

Tingginya mobilitas penumpang selama libur panjang membuat pemantauan dilakukan secara berkala.

Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi lonjakan sekaligus menjaga kelancaran operasional perjalanan kereta.

’’Kami terus melakukan pemantauan dan memastikan pelayanan berjalan baik untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi pelanggan,’’ ujar Tohari.

Tak hanya memantau volume penumpang, KAI menyiagakan petugas di sejumlah titik pelayanan.

Mereka bertugas membantu proses boarding, menyampaikan informasi perjalanan, hingga mengatur arus penumpang kereta api di area stasiun.

Kesiapsiagaan tersebut dipertahankan hingga berakhirnya periode libur Maulid Nabi 2026.

’’Kami berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik selama periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW 2026,’’ pungkas Tohari. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
libur Maulid Nabi 2026 mobilitas penumpang kai daop 7 madiun penumpang kereta api