Mahasiswa Madiun Pilih Aksi Damai, Serukan Aspirasi Tanpa Provokasi

Erlita H • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:28 WIB
AKSI DAMAI: Puluhan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi menggelar doa bersama di Alun-Alun Kota Madiun, Jumat (28/8). FOTO: ISTIMEWA
AKSI DAMAI: Puluhan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi menggelar doa bersama di Alun-Alun Kota Madiun, Jumat (28/8). FOTO: ISTIMEWA

Jawa Pos Radar Madiun – Tanpa orasi berapi-api maupun pengerahan massa besar. Puluhan mahasiswa Madiun memilih menyuarakan kepedulian melalui aksi damai di Alun-Alun Kota Madiun, Jumat (28/8).

Mereka berkumpul untuk berdoa sekaligus menyerukan perdamaian. Peserta juga membawa pesan agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib tanpa tindakan anarkis maupun provokasi.

Perwakilan Koordinator Aliansi BEM Madiun Maikel Jeksen menegaskan, kegiatan tersebut bukan demonstrasi maupun pengerahan massa. Aksi sengaja dikemas secara simbolis dengan membawa pesan damai kepada pemerintah dan masyarakat.

’’Ini aksi simbolis atau damai. Gerakan damai yang kami harapkan bisa sampai ke pemerintah dan memiliki esensi,’’ ujarnya.

Baca Juga: Buruh Madiun Geruduk DPRD, Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Menurut Maikel, kegiatan digelar untuk mengenang setahun meninggalnya Affan Kurniawan serta korban yang berjatuhan pada Agustus tahun lalu. Doa bersama juga dipanjatkan untuk kondisi Indonesia.

Alun-alun sengaja dipilih sebagai ruang edukasi publik. Mahasiswa ingin menunjukkan bahwa aspirasi dapat disampaikan secara tertib dengan tetap mengedepankan dialog.

’’Kami ingin mengedukasi bahwa kita tetap menjaga perdamaian dan ketertiban dengan mengedepankan dialog yang baik,’’ katanya.

Sekitar 50–100 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi ambil bagian. Perwakilan pengemudi ojek online (ojol) turut diundang mengikuti aksi damai mahasiswa tersebut.

Peserta bergerak dari Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad) menuju Alun-Alun Kota Madiun dengan pengawalan aparat keamanan.

Baca Juga: Adu Racik Ikan Nila, Cara Disperkim Kota Madiun Perkuat Kekompakan Pegawai

Selepas aksi, mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan penggalangan dana. Maikel berharap masyarakat tetap peka terhadap berbagai persoalan, tetapi tidak mudah tersulut provokasi.

Menurut dia, aspirasi dapat disalurkan melalui beragam cara. Selain demonstrasi dan aksi damai, masyarakat juga dapat memanfaatkan media sosial.

’’Aspirasi bisa disampaikan melalui demo, aksi damai, maupun media sosial. Kami berharap masyarakat tetap peka, menjaga perdamaian, dan tidak mudah terprovokasi,’’ pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
mahasiswa madiun Aksi Damai Mahasiswa Affan Kurniawan Aliansi BEM Madiun