Jawa Pos Radar Madiun – Kesempatan menjadi petugas haji 2026 terbuka.
Pendaftaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi berlangsung 25–31 Agustus dan dilakukan secara daring melalui laman resmi pendaftaran petugas haji.
Kepala Kemenhaj Kota Madiun Datik Ardiyah mengatakan, calon petugas harus memenuhi sejumlah persyaratan.
Di antaranya berstatus WNI dan beragama Islam, sehat jasmani serta rohani, berintegritas, memiliki rekam jejak baik, tidak berstatus tersangka, dan aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Calon petugas haji 2026 juga harus mampu mengoperasikan gawai atau komputer.
Kemampuan berbahasa Arab atau Inggris menjadi nilai tambah, sedangkan perempuan yang sedang hamil tidak diperkenankan mendaftar.
Sejumlah dokumen juga wajib dipersiapkan. Mulai KTP, ijazah terakhir, pasfoto, hingga surat rekomendasi.
Bagi masyarakat yang aktif di organisasi keagamaan atau pondok pesantren, rekomendasi dapat diperoleh dari pimpinan lembaga masing-masing.
Persyaratan berbeda berlaku bagi pelamar berstatus pegawai negeri sipil (PNS).
’’Sementara itu, bagi calon peserta yang berstatus PNS, diperlukan surat rekomendasi dari kepala daerah, minimal dari wali kota atau bupati,’’ ujar Datik, Rabu (2/9).
Menurut Datik, kuota PPIH Arab Saudi dari pemerintah pusat telah tersedia. Namun, pembagian kuota untuk masing-masing daerah belum ditetapkan.
Kemenhaj juga bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), khususnya dalam proses seleksi peserta yang berstatus PNS.
Mekanisme seleksi petugas haji tahun ini juga mengalami perubahan. Tahapan wawancara ditiadakan dan penyaringan dilakukan melalui verifikasi dokumen serta Computer Assisted Test (CAT).
Peserta yang dinyatakan lolos kemudian harus menjalani medical check-up (MCU) serta pendidikan dan pelatihan (diklat) sebelum menjalankan tugas.
Datik berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan masyarakat yang ingin berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji.
’’Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengikuti seleksi ini, sehingga mereka yang belum memiliki kesempatan berangkat ke Tanah Suci dapat memperoleh kesempatan melalui jalur petugas haji,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto