Jawa Pos Radar Madiun – Alun-Alun Kota Madiun berubah menjadi arena adu cepat dan ketepatan berpikir para pelajar.
Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun sengaja memboyong final Lomba Cerdas Cermat (LCC) ke ruang terbuka agar kemampuan akademik sekaligus mental siswa diuji di depan publik.
Final jenjang SMP berlangsung Rabu (9/9), sedangkan pelajar SD mendapat giliran Kamis (10/9).
Kepala Dindik Kota Madiun Lismawati mengatakan, konsep outdoor dipilih agar kompetisi tidak hanya menguji penguasaan materi.
’’Anak-anak belajar menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat sehingga kemampuan serta pengetahuannya semakin berkembang,’’ ujarnya.
Pada jenjang SMP, tiga sekolah melaju ke babak final setelah menyisihkan peserta dari 14 sekolah dalam seleksi bulan sebelumnya. Mereka adalah SMPN 11, SMPN 2, dan SMPN 1.
Persaingan antartim berlangsung ketat. Selisih nilai antara juara pertama dan kedua hanya 65 poin.
Padahal, satu soal dalam perlombaan tersebut memiliki bobot hingga 100 poin.
Menurut Lismawati, ketatnya perolehan nilai menunjukkan kemampuan siswa antarsekolah relatif merata.
Sekolah yang berada di wilayah pinggiran pun dinilai mampu bersaing dengan sekolah di tengah kota.
’’Ini menunjukkan kemampuan anak-anak relatif setara. Baik sekolah di tengah kota maupun wilayah pinggiran, kemampuannya juga bisa bersaing,’’ kata Lismawati.
Setiap regu beranggotakan tiga siswa dan harus menuntaskan empat babak. Mulai wajib jawab, lemparan, praktik teknologi informasi (IT), hingga adu cepat.
SMPN 2 Madiun akhirnya keluar sebagai juara pertama LCC Kota Madiun jenjang SMP.
Posisi kedua ditempati SMPN 1 Madiun, disusul SMPN 11 Madiun di peringkat ketiga.
Persaingan tak kalah sengit berlangsung pada jenjang SD. SDN 5 Madiun Lor berhasil merebut juara pertama.
Sementara SDN 2 Kanigoro menempati posisi kedua dan SDN 2 Pandean menjadi juara ketiga.
Para pemenang mendapatkan trofi, sertifikat, serta uang pembinaan.
Sertifikat kejuaraan tersebut juga dapat digunakan sebagai dokumen pendukung jalur akademik dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Dindik berharap penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat di ruang publik dapat memberikan pengalaman berbeda kepada siswa.
Selain memperluas pengetahuan, kompetisi tersebut menjadi sarana melatih kepercayaan diri dan sportivitas.
’’Harapannya, anak-anak bisa berkompetisi secara sportif, pengetahuannya semakin luas, dan memiliki kepercayaan diri untuk tampil,’’ pungkas Lismawati. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto