RRI Madiun Genap 81 Tahun, Transformasi Multiplatform Jadi Kunci Tetap Relevan

Erlita H • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 20:32 WIB
TERUS BERADAPTASI: Kepala LPP RRI Madiun Kukuh Setyo Budi Akhrianto dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RRI.
TERUS BERADAPTASI: Kepala LPP RRI Madiun Kukuh Setyo Budi Akhrianto dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RRI.

Jawa Pos Radar Madiun – Delapan dekade lebih mengudara tak membuat Radio Republik Indonesia (RRI) Madiun berhenti beradaptasi.

Memasuki usia ke-81, lembaga penyiaran publik itu menghadapi tantangan mempertahankan relevansi di tengah perubahan cara masyarakat mengonsumsi informasi.

Transformasi layanan multiplatform menjadi salah satu jawabannya.

RRI Madiun kini tak lagi hanya bertumpu pada siaran radio konvensional, tetapi terus memperkuat berbagai kanal digital untuk menjangkau publik yang semakin beragam.

Kepala LPP RRI Madiun Kukuh Setyo Budi Akhrianto mengatakan, momentum HUT ke-81 menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi sekaligus mengevaluasi layanan.

Kritik dan masukan masyarakat dinilai penting sebagai pijakan untuk terus berbenah.

’’Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana apa yang kami perbuat bisa betul-betul bermanfaat dan berdampak kepada masyarakat,’’ ujarnya, Jumat (11/9).

Menurut Kukuh, perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi membuat transformasi multiplatform menjadi kebutuhan.

RRI dituntut mampu menghadirkan informasi dan layanan publik melalui kanal yang semakin luas.

’’Karena sekarang sudah eranya multiplatform, mau tidak mau RRI harus mengikuti. Kami dituntut supaya bisa melayani masyarakat sejauh mungkin, seluas mungkin, dan seberagam apa pun masyarakat kita,’’ tuturnya.

Transformasi tersebut sekaligus menjadi upaya RRI Madiun mempertahankan kedekatan dengan masyarakat di tengah persaingan berbagai platform informasi.

Semangat untuk terus beradaptasi juga tergambar dalam prosesi penyaluran obor pada peringatan HUT ke-81 RRI.

Kukuh menyebut obor tersebut menjadi simbol semangat RRI yang tetap menyala sejak lembaga penyiaran publik itu berdiri.

’’Semangat kita mulai dari awal RRI berdiri 81 tahun yang lalu. Semangat dan api itu tidak pernah padam,’’ jelasnya.

Bagi RRI Madiun, transformasi teknologi bukan satu-satunya pekerjaan rumah.

Kualitas konten tetap menjadi perhatian agar informasi yang disampaikan relevan, dipercaya, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

’’Mudah-mudahan sesuai dengan visi kita, RRI benar-benar bisa terpercaya, relevan, berdampak nyata pada masyarakat, dan yang paling penting bisa menginspirasi Indonesia,’’ pungkas Kukuh. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
HUT ke-81 RRI transformasi multiplatform layanan multiplatform RRI Madiun