Tender Seragam Gratis Kota Madiun Masuk Putaran Ketiga, Dindik Target Oktober Dibagikan

Erlita H • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 16:20 WIB
BELUM TUNTAS: Pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa Kota Madiun telah memasuki proses tender ketiga. ILUSTRASI BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
BELUM TUNTAS: Pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa Kota Madiun telah memasuki proses tender ketiga. ILUSTRASI BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Penantian siswa Kota Madiun mendapatkan seragam sekolah gratis belum berakhir. Pengadaan bantuan tersebut kini telah memasuki tender ketiga setelah menghadapi sejumlah kendala teknis.

Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun menargetkan seragam bisa digunakan siswa pada Oktober mendatang.

Kepala Dindik Kota Madiun Lismawati mengatakan, paket seragam yang diberikan tidak berbeda dengan program tahun sebelumnya.

Siswa bakal memperoleh seragam OSIS dan Pramuka lengkap dengan atribut.

Khusus siswa sekolah negeri, bantuan seragam sekolah gratis tersebut juga mencakup ongkos jahit.

’’Baju seragam masih dalam proses. Nanti bulan depan, insya Allah,’’ ujar Lismawati, Minggu (13/9).

Lismawati tidak menampik proses pengadaan menemui sejumlah kendala teknis.

Namun, dia tidak memerinci persoalan yang menyebabkan tender seragam gratis harus memasuki putaran ketiga.

’’Ada kendala teknis, tapi masih terus kita lakukan dan insya Allah bisa lancar,’’ katanya.

Baca Juga: Siswi SMK di Magetan Melahirkan Sendiri, Pemkab Jamin Sekolahnya Tak Putus

Molornya pengadaan membuat Dindik Kota Madiun meminta orang tua tidak terburu-buru membeli seragam baru.

Sekolah juga tidak diperbolehkan mewajibkan siswa mengenakan seragam baru selama bantuan tersebut belum tersedia.

Kebijakan itu telah disampaikan kepada sekolah melalui surat edaran. Selama menunggu pembagian seragam, siswa diperbolehkan menggunakan seragam lama.

Bahkan, siswa diperkenankan mengenakan pakaian rumahan untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar sepanjang tetap sopan dan rapi.

Kebijakan tersebut diharapkan membuat orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan hanya karena seragam baru belum tersedia.

’’Orang tua kami harap tidak cemas. Kami tidak mengharuskan anak masuk sekolah harus pakai seragam. Pakai seragam sebelumnya boleh, pakai baju rumah boleh, yang penting sopan dan rapi,’’ jelas Lismawati. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
tender seragam gratis seragam sekolah gratis Kota Madiun Seragam sekolah gratis Dindik Kota Madiun