Jawa Pos Radar Madiun - Iklim dunia usaha saat ini tengah diuji oleh berbagai dinamika. Ketidakpastian situasi ekonomi global maupun nasional nyatanya ikut memberikan imbas yang signifikan hingga ke level daerah.
Menghadapi situasi yang tidak mudah tersebut, sinergi dan kolaborasi lintas sektor kini menjadi sebuah kebutuhan mutlak.
Kesadaran inilah yang mendorong jajaran direktur dan manajemen Jawa Pos Radar Madiun untuk segera mengambil langkah strategis.
Mereka menggelar pertemuan dan dialog khusus bersama tokoh pengusaha senior kebanggaan Madiun, Sony Hendarto, Selasa (15/9).
Pertemuan yang berlangsung hangat ini menjadi ruang diskusi untuk membedah berbagai tantangan bisnis terkini di lapangan.
Baca Juga: Daftar Tanggal Merah 2027: 18 Libur Nasional, 6 Cuti Bersama
Sosok Sony Hendarto tentu bukanlah nama baru di kancah perputaran ekonomi dan bisnis wilayah Madiun Raya.
Tangan dinginnya sukses membesarkan berbagai lini usaha yang selama ini menjadi ikon hiburan dan gaya hidup warga lokal.
Sebut saja restoran kuliner Nona Laras yang menawarkan cita rasa khas, hingga kelengkapan fasilitas iClub yang menjadi jujugan favorit.
Belum lagi jaringan arena rekreasi Game Fantasia dan berbagai portofolio bisnis lain yang terus menggurita dan menyerap tenaga kerja.
Kehadiran jajaran manajemen Radar Madiun di tengah tokoh pengusaha ini tentu membawa satu misi penting bagi kemajuan daerah.
Misi tersebut adalah menyatukan visi, bertukar gagasan, dan membangun ekosistem bisnis lokal yang jauh lebih tangguh.
Baca Juga: PT INKA Rugi Rp 670 Miliar dan Catat Utang Triliunan, Bos Danantara Ungkap Rencana Besarnya
Direktur Jawa Pos Radar Madiun, Ockta Prana, memaparkan pandangannya secara terbuka mengenai kondisi industri saat ini.
Menurutnya, hampir seluruh lini usaha saat ini sedang dihadapkan pada tantangan dan rintangannya masing-masing.
Industri media cetak maupun media daring rupanya juga tidak luput dari pusaran tantangan era disrupsi digital ini.
Meski demikian, Ockta meyakini selalu ada jalan keluar jika seluruh elemen bersedia untuk saling membuka diri.
"Kolaborasi diperlukan sebagai salah satu ruang untuk berkembang," ujarnya.
Pernyataan dan ajakan kolaborasi dari pimpinan media terbesar di Madiun Raya itu langsung disambut positif oleh tuan rumah.
Baca Juga: Dulu Jadi Sarana Ritual Spiritual, Mengapa Nilai Filosofis Wayang Mulai Luntur?
Sony Hendarto secara senada juga mengutarakan hal yang sama mengenai pentingnya merajut kerja sama di masa sulit.
Ia sangat menyadari bahwa para pelaku usaha kini tidak bisa lagi bersikap egois atau berjalan sendiri-sendiri.
Dialog antara kedua tokoh dari latar belakang industri yang berbeda ini mengalir sangat dinamis dan produktif.
Mereka secara mendalam membahas dinamika terkini dunia bisnis serta membedah rumitnya situasi ekonomi yang tengah terjadi.
Kolaborasi yang sehat dan saling menguntungkan semacam ini diharapkan mampu menginspirasi lahirnya terobosan-terobosan baru di masa depan.
Roda ekonomi Madiun diyakini akan terus berputar kencang apabila seluruh pihak saling menguatkan dan memiliki visi yang sama untuk maju. (*)
Editor : Mizan Ahsani