Parluh PSHT Dipastikan Tak Digelar di Madiun, Magetan Siap Jadi Tuan Rumah

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 22:30 WIB
SEPAKAT: Forkopimda Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan, dan Pemprov Jawa Timur mengikuti rakor ketenteraman dan ketertiban umum, Rabu (16/9). WS Hendro-Diskominfo untuk Jawa Pos Radar Madiun
SEPAKAT: Forkopimda Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan, dan Pemprov Jawa Timur mengikuti rakor ketenteraman dan ketertiban umum, Rabu (16/9). WS Hendro-Diskominfo untuk Jawa Pos Radar Madiun

Jawa Pos Radar Madiun – Parapatan Luhur (Parluh) PSHT dipastikan tidak digelar di wilayah Kota maupun Kabupaten Madiun.

Keputusan tersebut menjadi hasil rapat koordinasi (rakor) lintas daerah bersama Pemprov Jawa Timur di GCIO Kota Madiun, Rabu (16/9).

Rakor melibatkan jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Magetan, serta perwakilan penyelenggara Parluh PSHT.

Pertemuan tersebut membahas kesiapan sekaligus lokasi pelaksanaan forum organisasi tersebut.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan, pelaksanaan Parluh tetap dipersilakan. Namun, berdasarkan hasil rakor, kegiatan tersebut tidak ditempatkan di wilayah Madiun.

’’Hari ini kami berkoordinasi dengan Kabupaten Madiun dan Magetan. Sepakat bahwa untuk Parluh dipersilakan, tetapi tidak di Kota Madiun,’’ ungkap Bagus.

Pertimbangan keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan.

Pemkot Madiun sebelumnya juga menerima aspirasi masyarakat terkait rencana penyelenggaraan Parluh PSHT.

Aspirasi tersebut turut disampaikan dalam rakor. Sementara pemetaan potensi kerawanan dilakukan oleh aparat kepolisian.

’’Pemkot menjamin keselamatan dari masyarakat. Keamanan paling utama,’’ tegasnya.

Keputusan tersebut juga mempertimbangkan adanya agenda berskala nasional di Kota Madiun pada 25–27 September.

Pada periode tersebut, Kota Madiun menjadi tuan rumah kick off manasik haji serta expo UMKM dan ekosistem haji di GOR Wilis.

Karena itu, koordinasi lintas daerah bersama aparat keamanan dilakukan untuk menjaga kondusivitas wilayah selama berbagai agenda berlangsung.

’’Potensi secara keamanan pasti sudah ter-mapping oleh pihak kepolisian. Laporan-laporan, termasuk aspirasi dari warga, juga kami sampaikan,’’ ujar Bagus.

Lantas, di mana Parluh PSHT bakal digelar? Kepastian lokasi masih menunggu keputusan penyelenggara. Namun, Kabupaten Magetan telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah.

’’Nanti menunggu dari pihak penyelenggara. Yang sudah siap Magetan. Magetan siap menerima,’’ pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
Parapatan luhur PSHT magetan kota madiun parluh psht