Spectra Night Diserbu 10 Ribu Pengunjung, Pemkot Madiun Siapkan Nama dan Konsep Baru

Erlita H • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 17:21 WIB
RAMAI PENGUNJUNG: Ribuan warga memadati kawasan Pahlawan Street Center (PSC) saat gelaran perdana Spectra Night, Sabtu (19/9) malam. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
RAMAI PENGUNJUNG: Ribuan warga memadati kawasan Pahlawan Street Center (PSC) saat gelaran perdana Spectra Night, Sabtu (19/9) malam. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Jalan Pahlawan Kota Madiun bakal ditutup penuh setiap penyelenggaraan Spectra Night.

Keputusan itu diambil setelah gelaran perdana di kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Sabtu (19/9) malam, menyedot sekitar 10 ribu pengunjung.

Membeludaknya warga membuat skema penutupan separuh jalan tidak lagi memungkinkan.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan, Spectra Night menjadi ruang kreativitas komunitas sekaligus daya tarik baru wisata malam Kota Madiun.

Beragam komunitas turut memeriahkan gelaran perdana tersebut. Mulai otomotif, seni tari, hingga musik.

Kehadiran mereka menyuguhkan hiburan sekaligus menarik ribuan warga untuk menikmati suasana malam di kawasan PSC.

"Ini adalah tempat ajang kreativitas untuk show. Bagaimana menarik orang, wisatawan datang," ujarnya.

Antusiasme pengunjung yang melampaui perkiraan membuat Pemkot Madiun harus mengevaluasi pengaturan arus lalu lintas di kawasan PSC.

Semula, petugas hanya menutup separuh ruas Jalan Pahlawan. Kendaraan masih diperbolehkan melintas di sebagian badan jalan selama kegiatan berlangsung.

Namun, tingginya aktivitas pengunjung membuat skema tersebut tidak dapat dipertahankan. Petugas akhirnya menutup seluruh akses kendaraan untuk mencegah penumpukan warga.

Pemkot Madiun berencana menerapkan penutupan penuh Jalan Pahlawan pada penyelenggaraan berikutnya setelah kegiatan tersebut menyedot sekitar 10 ribu pengunjung. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Pemkot Madiun berencana menerapkan penutupan penuh Jalan Pahlawan pada penyelenggaraan berikutnya setelah kegiatan tersebut menyedot sekitar 10 ribu pengunjung. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

"Kali ini kita trial setengah jalan, tapi ternyata harus full. Kita langsung gerak cepat, kita tutup biar tidak ada penumpukan," kata Bagus.

Pengalaman tersebut menjadi dasar bagi pemkot untuk menerapkan penutupan penuh Jalan Pahlawan pada penyelenggaraan berikutnya.

Spectra Night juga direncanakan menjadi agenda rutin setiap malam Minggu ketiga tiap bulan.

Selain membenahi pengaturan lalu lintas, Pemkot Madiun menyiapkan pengembangan konsep Spectra Night agar semakin menarik bagi masyarakat dan wisatawan.

Bagus berencana melibatkan lebih banyak komunitas dalam penyelenggaraan berikutnya.

Kawasan PSC bakal ditata dengan menyediakan ruang khusus bagi setiap komunitas untuk menampilkan kreativitasnya.

Penataan tersebut diharapkan membuat pertunjukan lebih terorganisasi sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

"Bagaimana wisatawan bisa melihat kreativitas yang disuguhkan teman-teman komunitas. Nanti akan kita tata lagi biar semakin tereksplor dan jadi daya tarik," jelasnya.

Tak hanya konsep penyelenggaraan, nama Spectra Night juga bakal berubah. Bagus menginginkan identitas baru yang lebih sesuai dengan karakter kegiatan.

Perubahan nama tersebut mengacu pada penamaan car free day (CFD) yang kini dikenal sebagai Madiun Urban Sunday Experience (MUSE).

"Besok namanya tidak Spectra Night, ada namanya sendiri," pungkasnya. (err/her/adv)

Editor : Hengky Ristanto
Spectra Night Madiun Penutupan Jalan Pahlawan Pahlawan Street Center car free night Pemkot Madiun