Jawa Pos Radar Madiun – Penemuan benda diduga mortir menggegerkan warga Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (22/9) petang.
Benda mencurigakan tersebut ditemukan di pinggir tangkis Jalan Mayjen Sungkono, tepat di depan garasi Satpol PP dan Damkarmat Kota Madiun.
Tim Gegana Brimob turun tangan untuk mengevakuasi benda tersebut hingga menjelang tengah malam.
Benda diduga mortir itu kali pertama ditemukan Slamet, warga RT 19/RW 06, Kelurahan Nambangan Lor.
Mengetahui adanya benda mencurigakan, Slamet langsung melaporkan temuannya ke Markas Komando (Mako) Damkarmat Kota Madiun.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti Polres Madiun Kota dengan berkoordinasi bersama tim Gegana Brimob untuk melakukan penanganan.
Lurah Nambangan Lor Dyaning Narendra Tama mengatakan, benda mencurigakan tersebut berhasil dievakuasi sekitar pukul 23.30 WIB.
Menurut dia, benda yang ditemukan warga itu memiliki bentuk menyerupai mortir dengan ukuran lebih kecil dibandingkan botol air mineral kemasan sedang.
’’Sudah berhasil dievakuasi. Bentuknya seperti mortir, kira-kira seperti botol air kemasan tanggung, tetapi lebih kecil,’’ ujarnya.
Petugas memasang garis polisi dan mensterilkan kawasan sekitar lokasi penemuan untuk mengantisipasi potensi bahaya.
Langkah pengamanan dilakukan selama proses penanganan benda mencurigakan tersebut berlangsung.
Petugas kemudian mengevakuasi benda diduga mortir dari lokasi penemuan. Proses evakuasi berlangsung kondusif tanpa menimbulkan kepanikan warga.
Dyaning mengapresiasi kesigapan warga yang langsung melaporkan temuan benda mencurigakan kepada petugas.
Menurut dia, penemuan benda diduga mortir tersebut merupakan kejadian pertama yang diketahui terjadi di wilayah Kelurahan Nambangan Lor.
’’Alhamdulillah terkondisikan. Warga kooperatif dan langsung melapor sehingga bisa segera ditindaklanjuti pihak berwenang,’’ katanya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto