Pendataan TKA 2026 di Madiun Tuntas, Sekolah Diminta Cek Data Sebelum 27 September

Erlita H • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 23:35 WIB
PERSIAPAN TKA: Satuan pendidikan di bawah Cabdindik Jatim Wilayah Madiun telah menuntaskan pendataan peserta TKA 2026 dan diminta memastikan validitas data sebelum pendaftaran ditutup.
PERSIAPAN TKA: Satuan pendidikan di bawah Cabdindik Jatim Wilayah Madiun telah menuntaskan pendataan peserta TKA 2026 dan diminta memastikan validitas data sebelum pendaftaran ditutup.

Jawa Pos Radar Madiun – Pendataan peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di wilayah Madiun telah mencapai 100 persen.

Seluruh SMA, SMK, dan SLB di bawah Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun telah menuntaskan pendaftaran peserta.

Meski demikian, sekolah diminta kembali mencermati validitas data siswa sebelum batas akhir pendaftaran pada 27 September mendatang.

Kasi SMA/PK-PLK Cabdindik Jatim Wilayah Madiun Changgih Swantaka Yoga Nendi mengatakan, seluruh tahapan pendataan TKA telah diselesaikan satuan pendidikan. Mulai kesiapan infrastruktur, impor biodata siswa, hingga pendaftaran peserta.

Namun, pihaknya masih menemukan kendala terkait perubahan mata pelajaran (mapel) pilihan peserta. Karena itu, sekolah diminta memastikan pilihan mata pelajaran telah sesuai dengan surat pernyataan yang ditandatangani siswa bersama orang tua.

’’Untuk pendataan TKA tahun ini, kendalanya peserta mengganti mata pelajaran pilihan. Kami mengarahkan satuan pendidikan agar tidak selalu berganti-ganti mata pelajaran pilihan,’’ ujarnya, Jumat (25/9).

Menurut Changgih, ketepatan data peserta menjadi perhatian penting menjelang pelaksanaan TKA 2026. Terlebih, perubahan mata pelajaran pilihan dapat memengaruhi kesiapan administrasi dan teknis penyelenggaraan ujian.

Karena itu, kepala sekolah dan operator diminta kembali memeriksa seluruh data peserta. Termasuk memastikan kesesuaian biodata dan mata pelajaran pilihan sebelum masa pendaftaran berakhir.

Changgih menjelaskan, simulasi final dan sinkronisasi data peserta TKA 2026 telah dilakukan. Kendati demikian, sekolah masih memiliki kesempatan untuk menuntaskan perbaikan data siswa yang belum valid.

Satuan pendidikan yang menemukan data siswa berstatus residu dalam sistem Verifikasi dan Validasi Peserta Didik (VervalPD) diminta segera mengajukan perbaikan melalui Unit Layanan Terpadu (ULT) Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin).

Langkah tersebut diperlukan agar data peserta yang digunakan dalam pelaksanaan TKA sesuai dengan identitas siswa yang sebenarnya.

Untuk membantu sekolah mengatasi kendala teknis maupun administrasi, Cabdindik Jatim Wilayah Madiun juga menyiapkan pendampingan melalui person in charge (PIC) di masing-masing wilayah.

Sekolah dapat memanfaatkan layanan pendampingan tersebut apabila menemui persoalan selama tahapan persiapan ujian.

Selain memastikan validitas data peserta, Cabdindik Jatim Wilayah Madiun turut mematangkan kesiapan infrastruktur pendukung pelaksanaan TKA 2026.

Salah satu perhatian utama adalah mengantisipasi gangguan jaringan internet dan pasokan listrik yang berpotensi menghambat kelancaran ujian.

Changgih menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Telkom dan PLN untuk mendukung kesiapan jaringan komunikasi serta pasokan listrik selama pelaksanaan TKA.

Satuan pendidikan juga diminta menyiapkan langkah antisipasi secara mandiri apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan teknis.

’’Satuan pendidikan juga dapat menyediakan genset sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan listrik,’’ jelasnya.

Di sisi lain, Changgih kembali mengingatkan kepala sekolah dan operator agar tidak menunda pembaruan maupun perbaikan data peserta hingga mendekati batas akhir pendaftaran.

Pemeriksaan data secara berkala diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai jadwal sekaligus meminimalkan potensi kesalahan administrasi.

’’Langkah itu diperlukan untuk mencegah penumpukan pekerjaan maupun kesalahan data peserta,’’ tandasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
Cabdindik Jatim Wilayah Madiun pendataan peserta TKA mata pelajaran pilihan validitas data siswa TKA 2026