Sekolah di Kota Madiun Diminta Petakan Potensi Siswa, Jadi Acuan Program Pendidikan

Erlita H • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 15:30 WIB
PERKUAT PENDIDIKAN: Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mendorong kepala sekolah dan guru memetakan potensi siswa sebagai dasar penyusunan program pendidikan. ILUSTRASI FOTO: BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
PERKUAT PENDIDIKAN: Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mendorong kepala sekolah dan guru memetakan potensi siswa sebagai dasar penyusunan program pendidikan. ILUSTRASI FOTO: BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Setiap sekolah di Kota Madiun diminta mengenali keunggulan anak didiknya secara lebih detail.

Pemetaan potensi siswa tersebut bakal menjadi salah satu pijakan dalam menyusun program pendidikan agar sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun meminta kepala SD dan SMP bersama para guru menggali potensi anak didik mereka.

Hasil pemetaan selanjutnya disampaikan kepada Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun untuk menyelaraskan program di tingkat sekolah dengan kebijakan pemkot maupun pemerintah pusat.

Menurut Bagus, guru dan kepala sekolah menjadi pihak yang paling memahami karakter serta keunggulan siswa di sekolah masing-masing.

’’Yang sangat tahu potensi di masing-masing sekolah adalah guru dan kepala sekolah. Potensi-potensi ini harus diangkat, kemudian disampaikan kepada dinas,’’ ujarnya, Jumat (25/9).

Bagus mengatakan, tantangan dunia pendidikan semakin kompleks. Karena itu, sinergi antara pemkot, dindik, dan sekolah perlu diperkuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Pemetaan potensi dinilai penting agar program yang disusun tidak terlepas dari kebutuhan dan keunggulan masing-masing sekolah.

Dengan begitu, pengembangan kemampuan siswa dapat dilakukan lebih terarah.

Bagus juga menyinggung capaian rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah Kota Madiun yang dinilainya sudah baik.

Capaian tersebut, menurut dia, perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Penguatan kualitas pendidikan sejak dini juga dikaitkan dengan penyiapan generasi menuju 2045.

Anak-anak yang saat ini berada di bangku sekolah diproyeksikan memasuki usia produktif dan mengisi berbagai bidang pada periode tersebut.

Karena itu, potensi mereka perlu dikenali dan dikembangkan sejak sekarang.

’’Generasi-generasi hari ini, keberhasilannya adalah pada saat mereka nanti di 2045 mengisi posisi-posisi yang sangat strategis,’’ tegas Bagus. (bgs/her/adv)

Editor : Hengky Ristanto
potensi siswa program pendidikan generasi 2045 kota madiun F Bagus Panuntun