IBC MMA Kota Madiun Borong 20 Medali di Blitar, 10 di Antaranya Emas

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 15:03 WIB
BORONG MEDALI: Pengurus IBC MMA Kota Madiun memberikan motivasi kepada para atlet setelah memborong 20 medali dalam Kejurprov MMA Sirkuit 3 di Kota Blitar. HENGKY RISTANTO/JAWA POS RADAR MADIUN
BORONG MEDALI: Pengurus IBC MMA Kota Madiun memberikan motivasi kepada para atlet setelah memborong 20 medali dalam Kejurprov MMA Sirkuit 3 di Kota Blitar. HENGKY RISTANTO/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – IBC MMA Kota Madiun pulang dengan membawa 20 medali dari Kejurprov MMA Sirkuit 3 di Kota Blitar.

Dari 23 atlet yang diterjunkan, 20 berhasil naik podium dengan torehan 10 emas, lima perak, dan lima perunggu.

Capaian tersebut membuat 87 persen lebih atlet yang diturunkan berhasil membawa pulang medali.

Kendati demikian, ambisi IBC MMA Kota Madiun untuk merebut gelar juara umum belum terwujud.

Ketua IBC MMA Kota Madiun Armaya mengatakan, perolehan medali kali ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan kejuaraan sebelumnya.

Kontingen Kota Madiun juga mampu bersaing dengan daerah lain yang membawa jumlah atlet lebih banyak.

’’Target kemarin memang juara umum. Memang belum tercapai, tetapi secara pencapaian kami mengalami lompatan luar biasa,’’ ujarnya, Minggu (27/9).

Wakil Ketua IBC MMA Kota Madiun Djoko Bambang Setiono mengatakan, grafik prestasi atlet terus menanjak dalam sejumlah kejuaraan terakhir.

Pada Kejurprov 2024, dua atlet Kota Madiun yang diterjunkan berhasil meraih satu emas dan satu perak.

Prestasi meningkat pada Sirkuit 2. Sebanyak 16 atlet kala itu membukukan empat emas, lima perak, dan lima perunggu.

Kini, pada Sirkuit 3, jumlah emas melonjak menjadi 10 keping. Namun, hasil tersebut tidak membuat tim pelatih berpuas diri.

Djoko menyebut masih ada sejumlah pekerjaan rumah menjelang Porprov 2027.

Evaluasi terutama menyasar teknik bertanding, kemampuan melakukan serangan balik, serta strategi menghadapi karakter lawan.

’’Banyak yang dievaluasi. Mulai teknik, cara melakukan counter, hingga menghadapi lawan dengan kemampuan striking. Tim pelatih sudah mempelajari semuanya untuk persiapan kejuaraan berikutnya,’’ jelasnya.

Sementara itu, Penasihat IBC MMA Kota Madiun Priyambodo mengapresiasi capaian para atlet.

Dia berharap pembinaan dilakukan secara berkelanjutan agar prestasi tidak berhenti di level regional.

Menurut dia, kebutuhan teknis maupun fisik atlet juga perlu mendapat dukungan untuk menunjang peningkatan performa.

’’Kalau ada hal yang mengganggu teknis maupun fisik, kita dukung. Harapannya, ke depan mereka bisa menjadi atlet nasional,’’ tegasnya. (bgs/her)

Editor : Hengky Ristanto
IBC MMA Kota Madiun Kejurprov MMA Sirkuit 3 10 emas atlet kota madiun Porprov 2027