Emil Dardak Apresiasi Radar Madiun Awards, Pemerintah Tak Harus Selalu Jadi Inisiator

Erlita H • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 18:29 WIB
KOLABORASI: Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mendorong pemerintah memperkuat inisiatif masyarakat saat menghadiri Radar Madiun Awards 2026, Selasa (29/9). BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
KOLABORASI: Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mendorong pemerintah memperkuat inisiatif masyarakat saat menghadiri Radar Madiun Awards 2026, Selasa (29/9). BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah tak harus selalu menjadi pencetus setiap kegiatan masyarakat. Sebaliknya, pemerintah dituntut jeli menangkap inisiatif yang tumbuh dari bawah untuk kemudian diperkuat melalui anggaran, regulasi, maupun fasilitasi.

Pandangan itu disampaikan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Radar Madiun Awards 2026, Selasa (29/9). Menurut dia, penghargaan kepada tokoh maupun lembaga penting untuk mengangkat para penggerak di tengah masyarakat.

’’Tugas pemerintah bukan mencari pembuktian, tetapi memfasilitasi apa yang dilakukan masyarakat,’’ tuturnya.

Emil mencontohkan Madiun Menari. Menurut dia, kegiatan tersebut tumbuh dari inisiatif masyarakat. Pemerintah kemudian hadir memberikan dukungan sekaligus memastikan pelaksanaannya berlangsung tertib.

Peran pemerintah, kata Emil, juga dibutuhkan melalui regulasi. Termasuk ketika aktivitas masyarakat berpotensi menimbulkan gangguan. Salah satunya penggunaan sound system berlebihan.

Dia meminta pemerintah kabupaten memperketat perizinan apabila penggunaan sound system melanggar ketentuan atau mengganggu masyarakat.

Emil juga menyinggung pengembangan industri di Madiun Raya. Dia mengingatkan ekspansi kawasan industri jangan sampai menggerus lahan pertanian produktif.

Karena itu, penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dinilai penting untuk memperjelas kawasan yang harus dilindungi.

’’Dengan ini, kita bisa mewujudkan pembangunan industri tanpa mengorbankan kedaulatan pangan,’’ tegasnya.

Persoalan pendidikan tak luput dari sorotan. Emil menegaskan sekolah harus berhati-hati dalam mekanisme sumbangan komite. Kepala sekolah maupun guru tidak diperbolehkan terlibat dalam penagihan kepada siswa.

’’Kepala sekolah dan guru tidak boleh terlibat dalam penarikan sumbangan komite. Ini semua masih kami benahi,’’ terangnya.

Editor : Hengky Ristanto
Radar Madiun Awards 2026 madiun menari Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan madiun raya emil elestianto dardak