Sebut Jejak Digital Itu Kejam, Allvian Cakti Ajak Remaja Jadi Agen Perubahan

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 15:25 WIB
Allvian Cakti Naufal Kenshie Pratama, siswa MTsN Kota Madiun, menyuarakan bahaya jejak digital lewat orasi yang menggugah di babak penyisihan festival dai cilik 2026 SMP/MTs kota Madiun, Rabu (7/10).
Allvian Cakti Naufal Kenshie Pratama, siswa MTsN Kota Madiun, menyuarakan bahaya jejak digital lewat orasi yang menggugah di babak penyisihan festival dai cilik 2026 SMP/MTs kota Madiun, Rabu (7/10).

Jawa Pos Radar Madiun – Ancaman kecanduan gawai yang makin marak menghantui generasi muda masa kini memantik keprihatinan mendalam dari Allvian Cakti Naufal Kenshie Pratama, Rabu (7/10).

Saat berunjuk gigi pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 Tingkat SMP/MTs di Aula Gedung PKK Rumah Dinas Wali Kota Madiun, ia membawakan tema "Jaga Lisan, Jaga Jemari: Remaja Islami yang Bijak Bermedia Sosial dan Santun Berinteraksi".

Siswa utusan MTsN Kota Madiun ini secara terang-terangan menyebut fenomena kecanduan gadget sebagai sesuatu yang mengerikan.

Demi menyelamatkan masa depan bangsa, ia mengajak kawan-kawan sebayanya untuk kembali membentengi diri dengan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman utama.

Baca Juga: Saring sebelum Sharing! Ratih Alya Beri Tips Jitu di Festival Dai Cilik 2026

Tak hanya itu, Allvian juga memberikan peringatan yang memadukan konsep spiritual dengan realitas teknologi masa kini.

Ia mengingatkan bahwa tindak-tanduk manusia di dunia maya tidak akan pernah luput dari pengawasan.

"Ingat, malaikat selalu ada di sebelah kita untuk mencatat. Dan ingat juga, jejak digital itu kejam! Lantas bagaimana upaya kita sebagai remaja Islami? Jadilah agen perubahan, yaitu selalu berkata baik atau lebih baik diam," seru Allvian.

Orasi bertenaga dari Allvian tersebut sukses meninggalkan kesan mendalam bagi dewan juri dan penonton. Ia berhasil menyadarkan audiens bahwa menjaga adab di internet bukan sekadar soal etika, melainkan juga urusan pertanggungjawaban di akhirat kelak. (*)

Editor : Mizan Ahsani
kota madiun media sosial remaja Festival Dai Cilik