TKA Challenge 2026 Diikuti 86 Pelajar Kota Madiun, Uji Kesiapan Sebelum TKA

Erlita H • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 01:00 WIB
UJI KEMAMPUAN: Pelajar SMA/MA di Kota Madiun mengikuti TKA Challenge 2026, Jumat (9/10). Sebanyak 86 peserta dari enam sekolah ambil bagian dalam kompetisi tersebut. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
UJI KEMAMPUAN: Pelajar SMA/MA di Kota Madiun mengikuti TKA Challenge 2026, Jumat (9/10). Sebanyak 86 peserta dari enam sekolah ambil bagian dalam kompetisi tersebut. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 86 pelajar dari enam SMA/MA di Kota Madiun menguji kemampuan akademik dalam TKA Challenge 2026, Jumat (9/10). Kompetisi yang digelar Jawa Pos Radar Madiun bersama Genza Education itu menjadi ajang evaluasi kesiapan siswa sebelum menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) sesungguhnya.

Peserta berasal dari SMAN 1 Madiun sebanyak lima siswa, SMAN 2 Madiun (30), SMAN 4 Madiun (20), SMAN 5 Madiun (17), SMAN 6 Madiun (10), dan MAN 1 Madiun (4).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 2 Madiun Bekti Patria Dwi Hastuti menilai TKA Challenge memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengukur penguasaan materi sekaligus mengenali bagian yang masih perlu diperbaiki.

’’Sebetulnya kegiatan ini cukup bagus untuk memfasilitasi anak-anak menghadapi TKA,’’ ujarnya.

Meski menyambut positif pelaksanaan kompetisi, Bekti mengungkapkan adanya kendala dari sisi waktu.

Jadwal TKA Challenge yang berdekatan dengan gladi bersih TKA membuat sekolah kesulitan mengikutsertakan lebih banyak peserta.

Dia berharap sosialisasi kegiatan serupa ke depan dapat dilakukan lebih awal dan langsung menjangkau siswa agar persiapan peserta lebih optimal.

Di sisi lain, Bekti menyebut kesiapan SMAN 2 Madiun menghadapi TKA telah mencapai sekitar 90 persen.

Sekolah telah melaksanakan simulasi untuk memastikan perangkat komputer dan ruang ujian dalam kondisi siap. Pengayaan materi juga diberikan kepada siswa kelas XII.

’’Saat simulasi, kami sekaligus mengecek komputer yang masih bermasalah dan ruang yang perlu dibenahi,’’ jelasnya.

Sementara itu, siswa kelas XII SMAN 4 Madiun Airlangga Dwipa Diyaulhaq mengaku mendapatkan gambaran kemampuan akademiknya setelah mengikuti TKA Challenge.

Dalam kompetisi tersebut, Airlangga memilih Sosiologi dan Ekonomi sebagai dua mata pelajaran pilihan.

Menurut dia, soal kedua mata pelajaran itu relatif mudah dikerjakan. Namun, tingkat kesulitan berbeda dirasakannya saat menghadapi Matematika sebagai salah satu mata pelajaran wajib.

’’Untuk mata pelajaran wajib seperti Matematika, ternyata soalnya cukup menantang,’’ ungkapnya.

Airlangga berencana memanfaatkan hasil dan pengalaman mengikuti kompetisi sebagai bahan evaluasi sebelum menghadapi TKA sesungguhnya.

’’Saya bisa mengetahui sejauh mana kemampuan saya dan bagian mana yang perlu dievaluasi,’’ pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
TKA Challenge 2026 kota madiun Tes Kemampuan Akademik