Jawa Pos Radar Madiun – Kinerja angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun melampaui target sepanjang Januari–September 2026. Total volume pengiriman mencapai 23.446 ton, atau sekitar 11 kali lipat dari target periode yang sama sebesar 2.130 ton.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, realisasi tersebut setara sekitar 1.100 persen dari target. Salah satu pendorongnya adalah pengiriman rangkaian kereta rel listrik (KRL) produksi PT Industri Kereta Api (INKA) melalui layanan kereta luar biasa (KLB).
’’Tren positif ini sangat dipengaruhi oleh adanya angkutan KLB INKA berupa pengiriman KLB KRL dari Madiun–Depok (trainset 6 dan 7) serta pengiriman KLB KRL dari Probolinggo–Madiun (trainset ke-8),’’ jelasnya, Jumat (16/10).
Selain pengiriman rangkaian KRL, angkutan paket memberikan kontribusi terbesar terhadap volume barang yang diangkut selama sembilan bulan pertama tahun ini.
KA Parcel One Night Services (ONS) mencatat pengiriman sebanyak 11.318 ton. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan jenis angkutan lainnya.
Sementara itu, pengiriman melalui KLB INKA menyumbang 5.632 ton. Disusul angkutan dinas dan satuan kerja sebanyak 4.309 ton serta barang hantaran paket (BHP) sebesar 2.155 ton.
Menurut Tohari, capaian tersebut mencerminkan pemanfaatan layanan kereta api untuk distribusi barang, baik pengiriman paket maupun kebutuhan angkutan khusus.
KAI Daop 7 Madiun berupaya mempertahankan kinerja tersebut melalui peningkatan keandalan sarana dan prasarana. Kelancaran operasional perjalanan kereta juga menjadi perhatian untuk mendukung ketepatan dan keamanan pengiriman barang.
’’Upaya peningkatan yang telah dilakukan itu akan terus dikembangkan,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto