Dua Dekade UBHM Madiun, Kenalkan Prodi Bisnis Digital dan Pendidikan TI

Archi • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 09:23 WIB
UBHM Madiun memperingati dies natalis ke-20 melalui konser meriah dan jalan sehat pada Sabtu (17/10).
UBHM Madiun memperingati dies natalis ke-20 melalui konser meriah dan jalan sehat pada Sabtu (17/10).

Jawa Pos Radar Madiun – Memasuki usia dua dekade, Universitas Bhakti Hasta Mulia (UBHM) Madiun terus memperluas pengembangan akademik. Momentum dies natalis ke-20 dimanfaatkan untuk mengenalkan Fakultas Sosial Humaniora yang menaungi dua program studi (prodi), yakni Bisnis Digital dan Pendidikan Teknologi Informasi (TI).

Rektor UBHM Madiun Dr. Retno Widiarini, S.KM., M.Kes., mengatakan, peringatan tahun ini memiliki makna tersendiri. Sebab, menjadi dies natalis pertama sejak UBHM bertransformasi menjadi universitas pada 2025.

’’Melalui tagline UBHM bertumbuh, berdampak, dan berkelanjutan, kami ingin menegaskan bahwa usia 20 tahun harus menjadi titik untuk terus berkembang,’’ ujarnya.

Menurut Retno, penerimaan mahasiswa baru gelombang pertama telah dibuka. Sejalan dengan itu, UBHM menyiapkan sejumlah program untuk memperkenalkan fakultas dan prodi kepada calon mahasiswa.

Di antaranya UBHM Goes to School dan A Day at UBHM. Melalui kegiatan tersebut, siswa SMA sederajat akan mendapat kesempatan mengenal lingkungan kampus sekaligus merasakan pengalaman pembelajaran di Fakultas Sosial Humaniora.

Sementara itu, puncak peringatan dies natalis ke-20 berlangsung Sabtu (17/10). Beragam kegiatan digelar, mulai jalan sehat, malam inaugurasi, pentas kreativitas mahasiswa, hingga penampilan grup musik Lavora.

Perayaan dua dekade UBHM juga diisi kegiatan sosial. Kampus memberikan bantuan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang telah purnatugas serta anak-anak dari keluarga pegawai yang telah meninggal dunia.

Jajaran kampus juga berziarah ke makam para pendiri sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka.

Baca Juga: Hasil Lengkap Final Badminton Denmark Open 2026: Cek Daftar Juara 

UBHM Madiun memperingati dies natalis ke-20 melalui jalan sehat dan konser yang meriah pada Sabtu (17/10).
UBHM Madiun memperingati dies natalis ke-20 melalui jalan sehat dan konser yang meriah pada Sabtu (17/10).

Rangkaian kegiatan berlanjut pada November mendatang melalui program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan para dosen.

’’Kami ingin dies natalis ini tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan dan mengingat kembali perjuangan orang-orang yang telah membangun UBHM,’’ terang Retno.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bhakti Husada Mulia Madiun Sumarni Ichsan mengenang perjalanan panjang institusi tersebut.

UBHM dirintis pada 2006 melalui Akademi Kebidanan (Akbid). Pengembangan pendidikan kemudian dilakukan dengan membuka bidang keperawatan dan kesehatan masyarakat hingga berkembang menjadi sekolah tinggi ilmu kesehatan (STIKES).

Perluasan bidang akademik berlanjut melalui pembukaan prodi Farmasi dan Rekam Medis sebelum institusi tersebut bertransformasi menjadi universitas pada 2025.

’’Puluhan tahun lalu, kami bercita-cita memiliki institusi pendidikan tinggi di bidang kesehatan, khususnya di Madiun,’’ ungkapnya.

Sumarni menegaskan, yayasan akan terus mendukung pengembangan fakultas dan program studi. Termasuk peningkatan mutu pendidikan serta penguatan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di dunia kerja. ’’Kami berharap UBHM terus konsisten mengembangkan diri menjadi lebih maju, melahirkan generasi muda yang berkualitas dan memiliki daya saing luar biasa,’’ pungkasnya. (*)

Editor : Mizan Ahsani
ubhm universitas bhakti hasta mulia 2026 Dies Natalis