Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rekomendasi Tiga Dawet Jabung Ponorogo Legendaris, Segernya Bikin Nagih

Nur Wachid • Kamis, 30 November 2023 | 02:17 WIB
(JAWA POS RADAR MADIUN)
(JAWA POS RADAR MADIUN)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Kuliner khas Ponorogo satu ini sayang untuk dilewatkan. Dawet Jabung asal Desa Jabung, Mlarak, Ponorogo yang sudah tidak asing lagi bagi pecinta kuliner.

Nah, berikut tiga rekomendasi Dawet Jabung yang bikin nagih. Bahkan ketiganya merupakan legendaris yang diturunkan dari generasi ke generasi.

 

Dawet Jabung Bu Sumini

Photo
Photo

Dawet Jabung legendaris milik Bu  Sumini sering menjadi rujukan warga sekitar sampai konten kreator kuliner. Warungnya ini dianggap pelopor dan sudah lama menjual Dawet Jabung.

Lokasinya, berada di sekitaran Perempatan Jabung, Desa Jabung, Mlarak, Ponorogo.  Usaha Dawet Jabung ini sudah berdiri sejak 1950-an silam. Usaha peninggalan ayah dari Bu Sumini yang dulunya jualan keliling.

Dawet Jabung Bu Sumini punya kelebihan dibanding lainnya. Salah satunya, bahan baku pembuatan cendol berasal dari tepung aren. Sehingga memiliki tekstur lembut dan kenyal.

Selain itu, sirupnya terbuat dari gula kepala asli. Warung Dawet Jabung Bu Sumini buka mulai pukul 09.00-17.00, satu mangkok dibanderol Rp 6 ribu.

 

Dawet Jabung Mbak Yuna

Photo
Photo

Dawet Jabung Mbak Yuna juga tak pernah sepi dari pengunjung. Berdiri sejak 1978 silam, usut punya usut masih nyambung dengan jalur keluarga Bu Sumini, pelopor Dawet Jabung.

Lokasinya, juga berada di sekitaran Perempatan Jabung, Desa Jabung, Mlarak, Ponorogo. Dawet Jabung Mbak Yuna punya ciri khas khusus, ditambahkan potongan pisang kukus untuk menambah cita rasa tersendiri.

Dawet Jabung Mbak Yuna buka mulai 09.00-16.00 WIB. Satu mangkok Dawet Jabung dibanderol Rp 5 ribu.

 

Dawet Jabung Bu Yati

Photo
Photo

Dawet Jabung Bu Yati mulai buka pukul 09.00-16.00, satu mangkok Rp 4 ribu. Dawet ini punya ciri khas berbeda. Bu Yati sengaja menambahkan potongan buah nangka. Tujuannya, menambah aroma dan rasa Dawet Jabung.

Seperti Dawet Jabung pada umumnya, ditambahkan tape ketan hitam dan diberi sedikit garam. Usaha ini berdiri sejak 1980 silam, kini diteruskan anaknya. (adit-helmi/magang-iain/fac/kid)

Editor : Nur Wachid
#Cendol #dawet #jabung #ponorogo