Jawa Pos Radar Madiun - Jika menyebut kuliner legendaris Kota Madiun, nama Soto Templek pasti jadi salah satu yang pertama disebut.
Sajian ini bukan hanya mengenyangkan, tapi juga penuh kenangan.
Kuah bening kuningnya, rasa gurih khas dapur tradisional, hingga harga yang sangat terjangkau menjadikan Soto Templek primadona sejati bagi warga lokal maupun perantau.
Asal-Usul Soto Templek: Warisan Kuliner dari Pasar Mojorejo
Soto Templek berasal dari warung-warung sederhana di sekitar Pasar Templek Mojorejo, Jalan MT Haryono, Kota Madiun.
Nama "Templek" sendiri merujuk pada nama pasar tradisional tempat kuliner ini pertama kali dijajakan.
Salah satu pelopor legendarisnya adalah Warung Soto Mak Nyak, yang sudah berdiri sejak tahun 1980-an dan tetap eksis hingga kini.
Sejak dulu, Soto Templek menjadi favorit pelajar dari sekolah-sekolah terdekat seperti SMAN 1 Madiun dan SMKN 2 Madiun.
Bagi banyak pelanggan setianya, sepiring soto ini bukan hanya soal rasa, tapi juga nostalgia masa sekolah.
Kuah Bening Gurih dan Rasa Sederhana yang Tak Tergantikan
Cita rasa Soto Templek terletak pada kesederhanaannya. Kuahnya bening kekuningan, tanpa santan atau koya, dengan sentuhan bumbu tradisional seperti kunyit dan bawang putih.
Baca Juga: Daftar 6 Negara yang Lolos ke Round 4, Erick Thohir: Kita Persiapkan Tim!
Komposisinya pun ringan namun menggoda:
• Nasi putih hangat
• Suwiran ayam kampung
• Kol, tauge, daun seledri
• Bawang goreng, sambal, dan jeruk nipis
• Kuah kaldu ayam yang segar
Bagi penyuka variasi, tersedia juga tambahan seperti ceker ayam, jerohan, hingga telur rebus.
Pendamping Soto: Gorengan hingga Kerupuk Gendar
Di sekitar warung Soto Templek, pembeli bisa bebas memilih lauk pendamping yang menambah kelezatan:
• Perkedel kentang
• Tempe goreng kering
• Bakwan jagung
• Telur pindang
• Rempeyek dan kerupuk gendar
Semua pelengkap ini menambah pengalaman bersantap yang bersahaja namun kaya rasa.
Harga Merakyat: Hanya Rp5.000-an Seporsi
Salah satu daya tarik utama Soto Templek adalah harganya yang sangat ramah di kantong. Hingga kini, seporsi soto dihargai Rp5.000–Rp7.000 saja, tergantung tambahan lauk.
Gorengan pun dibanderol hanya Rp1.000–Rp1.500 per buah. Tak heran jika warung ini selalu ramai, terutama saat jam sarapan dan makan siang.
Lokasi dan Jam Operasional
Warung Soto Templek legendaris bisa Anda temukan di:
Pasar Templek Mojorejo, Jl. MT Haryono, Kota Madiun
Buka setiap hari pukul 08.00 – 15.00 WIB
Lokasinya dekat sekolah dan pemukiman, membuat warung soto ini mudah dijangkau siapa saja. (nda/ota)