Jawa Pos Radar Madiun – Selain panorama alam dan udara sejuk khas pegunungan, Kabupaten Magetan juga menyimpan harta karun kuliner yang patut dijelajahi lebih dalam.
Salah satu ikon kuliner yang melekat kuat dalam budaya lokal adalah jenang, kudapan manis tradisional yang tidak hanya menggoda selera, tetapi juga menyimpan cerita dan nostalgia bagi masyarakat Jawa.
Tak lengkap rasanya berkunjung ke Magetan tanpa mencicipi Jenang Candi, oleh-oleh khas yang berasal dari kawasan Candirejo.
Jenang ini dikenal luas karena teksturnya yang lembut dan rasa manis legit yang konsisten.
Wisatawan yang mampir ke kota ini tak pernah melewatkan kesempatan membawa pulang jenang Candi sebagai buah tangan.
Namun, bukan hanya jenang kemasan yang layak dicoba. Bagi para pecinta kuliner otentik, Magetan punya beberapa warung jenang legendaris yang menyajikan jenang secara langsung—dihidangkan hangat dan fresh dari dapur.
Warung Jenang Bu Bibit Cepoko: Favorit Sepanjang Masa
Berlokasi di Jalan Ring Road, Cepoko, Panekan, Warung Bu Bibit menjadi destinasi favorit warga lokal saat sore tiba.
Buka mulai pukul 16.30 hingga 19.00 WIB, tempat ini selalu ramai, terutama oleh pemburu jenang rumahan autentik.
Menu andalannya adalah Jenang Sumsum, yang tersaji dengan kelembutan sempurna dan rasa manis-gurih yang seimbang.
Tidak hanya itu, ada juga pilihan lain seperti Jenang Grendul (Sapar), Jenang Ketan Hitam, dan Jenang Campur yang menawarkan sensasi rasa khas khas dapur Jawa.
Tak ketinggalan, warung ini juga menyajikan tepo pecel yang gurih dan pedas, menjadi pelengkap sempurna untuk jenang hangat. Meski terkenal, semua hidangan di sini tetap ramah di kantong.
Warung Jenang Bu Retno Tambran: Hangatkan Sore Bersama Keluarga
Alternatif lain yang tak kalah menggoda adalah Warung Bu Retno di Jl. Kresno No.43, Tambran, Magetan.
Di tempat ini, jenang hadir dalam beragam varian—Sumsum, Mutiara, Ketan, Campur, hingga jenang pisang yang khas. Setiap sendokannya seakan membawa kembali kenangan masa kecil.
Pengunjung sering datang bersama keluarga untuk menikmati hidangan sederhana yang sarat makna.
Suasana hangat warung yang akrab membuat pengalaman makan jenang jadi lebih personal dan berkesan.
Tips Menikmati Jenang: Tambahan Topping untuk Rasa Lebih Kaya
Untuk rasa yang maksimal, jenang sebaiknya disantap saat masih hangat.
Beberapa penjual juga menyediakan tambahan parutan kelapa, kacang sangrai, hingga irisan pisang rebus, yang akan memperkaya rasa dan tekstur.
Dengan keberagaman rasa, atmosfer yang akrab, dan warisan budaya yang kental, tak berlebihan jika Magetan dijuluki sebagai surga jenang di Jawa Timur.
Jika Anda berkunjung ke kota ini, sempatkan waktu untuk singgah di salah satu warung legendaris dan rasakan langsung kelezatannya.
Bukan hanya perut yang kenyang, hati pun akan terasa hangat. (aji/ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira