Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tiga Donat Lokal Terpopuler di Idonesia, Ada yang Sudah Punya Gerai di Luar Negeri

Dony Christiandi • Senin, 23 Juni 2025 | 16:06 WIB
Ilustrasi donat beraneka rasa.
Ilustrasi donat beraneka rasa.

Jawa Pos Radar Madiun - Donat adalah camilan manis yang tak pernah kehilangan penggemar.

Rasanya yang lezat dan mudah ditemukan membuat donat menjadi pilihan praktis untuk sarapan, teman ngopi, atau kudapan ringan kapan saja.

Jika selama ini nama Dunkin’ Donuts identik dengan donat karena branding globalnya yang kuat, ternyata ada sejumlah merek lokal yang tak kalah menarik.

Mulai dari tekstur lembut hingga topping kekinian, tiga merek donat lokal ini layak masuk wishlist pencinta kuliner. Yuk, kenalan dengan mereka!

1. J.CO Donuts: Bukan dari Luar Negeri!

Meskipun banyak yang mengira J.CO berasal dari luar negeri, merek ini asli Indonesia dan didirikan oleh Johnny Andrean.

Ciri khas J.CO adalah tekstur donatnya yang empuk, ringan, dan topping beragam yang menggoda.

Salah satu varian terfavorit adalah Alcapone yang dilapisi kacang almond dan cokelat putih.

Tak hanya menjual donat, J.CO juga menyajikan kopi dan yogurt, menjadikannya tempat nongkrong favorit di pusat perbelanjaan.

Jaringan gerainya sudah tersebar di seluruh Indonesia dan bahkan merambah ke Malaysia, Singapura, Filipina, Hong Kong, dan Arab Saudi.

2. Donat Bahagia: Rasa Tradisional dengan Sentuhan Modern

Berasal dari Bandung, Donat Bahagia berdiri sejak 2018 dan cepat menarik perhatian pecinta donat.

Produk andalannya adalah donat kampung dengan tampilan dan rasa yang lebih variatif.

Seperti topping Dancow, Oreo Cheese Cream, dan Cocoa Milky yang jarang ditemukan di merek besar lainnya.

Donat Bahagia telah membuka cabang di Bandung, Cipete, Bintaro, Bekasi, dan Surabaya. Selain rasa, kekuatan mereka terletak pada visual estetik dan harga yang ramah di kantong.

3. Donat Madu: Manis Alami dan Laris di Mana-Mana

Satu lagi donat lokal yang layak diacungi jempol adalah Donat Madu, didirikan oleh pasangan Ridwan Iskandar dan Fanina Nifulaily sejak 2010.

Uniknya, donat ini menggunakan madu sebagai pemanis alami, menghasilkan rasa manis lembut yang khas dan tidak bikin enek.

Donat Madu kini berkembang lewat sistem waralaba dan memiliki ratusan mitra di seluruh Indonesia.

Popularitasnya tetap stabil berkat kualitas bahan yang konsisten dan strategi pemasaran berbasis komunitas.

Dari yang klasik hingga kekinian, merek-merek donat lokal ini membuktikan bahwa Indonesia punya produk unggulan yang mampu bersaing dengan nama besar internasional.

Jadi, siapa bilang donat enak cuma datang dari luar negeri? (dce)

Editor : Mizan Ahsani
#indonesia #dunkin #donat #Donat Bahagia #JCo #luar negeri #lokal