Jawa Pos Radar Madiun – Banyak orang menyukai nasi pecel karena cita rasanya yang khas.
Tapi ada satu bahan yang tak boleh absen: tauge. Kecambah mungil ini memang bukan sekadar penambah tekstur, tapi menyimpan manfaat luar biasa bagi kesehatan dan kesuburan.
Tidak heran, banyak pakar gizi dan dokter menyarankan konsumsi tauge sebagai bagian dari pola makan sehat.
Tauge, atau kecambah kacang hijau dan kedelai, dikenal sebagai sumber vitamin C, vitamin E, zinc, dan serat.
Kandungan antioksidannya mampu memperkuat sistem imun dan membantu tubuh melawan radikal bebas.
Tauge juga kaya serat sehingga efektif menjaga kesehatan pencernaan sekaligus menurunkan kolesterol jahat.
“Vitamin C dan antioksidan dalam tauge bisa memperkuat daya tahan tubuh dan menurunkan risiko infeksi,” ujar seorang pakar gizi.
Selain rendah kalori, tauge memiliki indeks glikemik rendah sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes.
Tingginya serat dalam tauge juga membantu menahan lapar lebih lama, sangat cocok untuk program diet sehat.
“Kandungan serat pada tauge membantu menjaga kestabilan gula darah,” jelasnya lagi.
Tak banyak yang tahu, konsumsi tauge rutin bisa mendukung kesuburan, baik pria maupun wanita.
Penelitian dalam International Journal of Preventive and Public Health Sciences membuktikan tauge mengandung vitamin C, vitamin E, selenium, dan zinc—empat nutrisi kunci untuk produksi hormon reproduksi dan peningkatan kualitas sperma.
“Vitamin C membantu melindungi sperma dari kerusakan oksidatif dan meningkatkan pergerakannya,” ungkap hasil riset tersebut.
Sementara zinc dan selenium sudah lama dikenal penting untuk kesehatan sperma dan produksi hormon.
Meski banyak manfaat, tauge sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi matang atau sudah direbus, terutama untuk ibu hamil.
Ini penting untuk menghindari risiko bakteri yang mungkin menempel pada tauge mentah.
Tauge sudah terbukti jadi pelengkap wajib nasi pecel, sekaligus sumber manfaat penting bagi kesehatan tubuh dan kesuburan.
Pilihan cerdas untuk menu sehari-hari, dan aman dikonsumsi siapa saja asalkan dimasak dengan benar. (gas/ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira