Jawa Pos Radar Madiun – Lontong balap adalah kuliner legendaris khas Surabaya yang tetap digemari hingga kini.
Perpaduan kuah tauge yang segar, letho kacang tolo yang renyah, dan saus petis udang khas Jawa Timur menciptakan cita rasa gurih, manis, dan sedikit pedas yang khas.
Disajikan hangat bersama lontong, tahu goreng, dan kerupuk udang, lontong balap cocok dinikmati sebagai sarapan bergizi maupun makan siang tradisional.
Yuk, coba bikin sendiri lontong balap khas Surabaya di rumah dengan resep mudah berikut ini!
Bahan Utama Lontong Balap
6 buah lontong, potong sesuai selera
200 gram petis udang asli
Bahan Letho Kacang Tolo Goreng
100 gram kacang tolo, rendam 1 jam lalu rebus
3 siung bawang putih, haluskan
2 siung bawang merah, haluskan
1 sdt garam
1 sdt ketumbar bubuk
3 lembar daun jeruk
1 butir putih telur
Tepung terigu secukupnya
Minyak goreng
Bahan Kuah Tauge Gurih dan Segar
200 gram tauge segar
4 siung bawang merah, iris tipis
4 siung bawang putih, iris tipis
1 batang daun bawang, iris halus
1 batang daun seledri, iris halus
3 sdt garam
1 sdt kecap manis
1 sdm gula pasir
1 sdt lada bubuk
Air secukupnya
Minyak goreng untuk menumis
Bahan Pelengkap Lontong Balap
2 lembar mie kuning basah, direbus
4 buah tahu goreng
Bawang goreng
Seledri cincang
Kerupuk udang
Cara Membuat Lontong Balap Khas Surabaya
1. Letho Kacang Tolo:
Rebus kacang tolo hingga empuk, haluskan sebagian, dan sisakan sebagian utuh.
Campur semua bahan, bentuk bulat pipih atau oval, lalu goreng hingga kecokelatan dan renyah.
2. Kuah Tauge:
Tumis bawang merah dan putih hingga wangi.
Tambahkan air, masukkan garam, kecap manis, gula, lada, daun bawang, dan seledri.
Masukkan tauge, rebus sebentar saja agar tetap renyah.
3. Penyajian:
Ulek cabai rawit dan kerupuk bawang putih, campur dengan petis udang, tuangi sedikit kuah.
Susun irisan lontong, mie kuning, tahu goreng, dan letho dalam mangkuk.
Siram dengan kuah tauge, beri sambal petis, lalu taburi bawang goreng dan seledri.
Nikmati bersama kerupuk udang sebagai pelengkap. (dew/cor)
Editor : Andi Chorniawan