Jawa Pos Radar Madiun - Lemper ayam adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang selalu digemari banyak orang.
Cita rasanya gurih dengan isian ayam suwir berbumbu membuat camilan ini cocok untuk berbagai acara, bahkan untuk ide jualan.
Namun, lemper bisa cepat basi jika pengolahan ketan tidak tepat.
Rahasianya terletak pada proses perendaman dan pengukusan ketan agar matang sempurna dan tidak lembek.
Simak resep lengkap serta tips agar lemper ayam lebih awet dan lezat!
Bahan Kulit Lemper:
500 gram beras ketan, rendam minimal 4 jam
400 ml santan dari 1 butir kelapa
2 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
1 sdt garam
Bahan Isi Ayam:
250 gram dada ayam rebus, suwir halus
3 siung bawang putih
5 siung bawang merah
2 lembar daun jeruk
2 sdm minyak untuk menumis
1 sdt ketumbar bubuk
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
100 ml santan kental
Cara Membuat Lemper Ayam Tahan Lama:
1. Mengukus Ketan:
Kukus ketan selama 30 menit, angkat.
Masak santan bersama garam, daun salam, dan serai hingga hangat, jangan sampai pecah.
Aduk santan ke ketan kukus, diamkan 30 menit sampai meresap.
Kukus kembali selama 30 menit hingga ketan matang sempurna.
2. Membuat Isian Ayam:
Haluskan bawang merah dan bawang putih.
Tumis bumbu halus, masukkan daun jeruk.
Tambahkan ayam suwir, ketumbar, garam, gula, dan santan.
Masak hingga bumbu meresap dan air habis. Dinginkan.
3. Membungkus Lemper:
Ambil sejumput ketan, pipihkan, beri isian ayam. Tutup rapat dan bentuk lonjong.
Bungkus dengan daun pisang, semat ujungnya. Kukus kembali selama 15 menit.
Tips Agar Lemper Tahan Lama:
Gunakan daun pisang bersih dan dijemur terlebih dahulu agar tidak lembap.
Kukus lemper terakhir dalam suhu panas tinggi, agar steril dari bakteri.
Simpan dalam suhu ruang maksimal 1 hari, atau di kulkas hingga 3 hari.
Lemper ayam ini cocok untuk disajikan di hajatan, pengajian, atau jadi ide jualan kemasan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani