Jawa Pos Radar Madiun – Kalau sedang melancong ke Wonosobo, jangan sampai melewatkan Mie Ongklok.
Makanan khas pegunungan ini punya keunikan tersendiri: kuah kental seperti lem, topping melimpah, dan tentu saja rasa gurih yang bikin hangat hingga ke hati.
Disebut “ongklok” karena proses memasaknya yang menggunakan saringan bambu kecil berbentuk tabung, lalu mie disiram air panas berkali-kali alias di-ongklok.
Bumbu kuahnya mengandung kol, daun kucai, serta kanji, menjadikan teksturnya kental, berbeda dari mie-mie lain pada umumnya.
Buat kamu yang belum sempat ke Wonosobo, tenang saja. Mie Ongklok bisa kok dibuat sendiri di rumah. Berikut resepnya:
Bahan-Bahan:
1 bungkus mie kuning basah
1 genggam kol, iris tipis
1 batang daun kucai, potong-potong
1 sdm tepung kanji/aci, larutkan dengan sedikit air
2 siung bawang putih, haluskan
2 sdm kecap manis
Garam, merica, dan kaldu bubuk secukupnya
300 ml air kaldu (bisa dari rebusan ayam)
Topping pelengkap:
Sate ayam atau sate sapi
Bawang goreng
Kerupuk atau emping
Sambal dan acar (opsional)
Cara Membuat:
1. Rebus mie bersama kol dan daun kucai dalam air mendidih hingga matang, tiriskan.
2. Tumis bawang putih hingga harum, lalu tuang air kaldu.
3. Masukkan kecap, garam, merica, dan kaldu bubuk. Koreksi rasa.
4. Masukkan larutan kanji, aduk hingga kuah mengental.
5. Masukkan mie, kol, dan kucai ke dalam kuah. Aduk hingga tercampur rata.
6. Sajikan mie ongklok dalam mangkuk, beri topping sate, bawang goreng, dan pelengkap lainnya.
Hangat, gurih, sedikit manis, dan kental, Mie Ongklok jadi comfort food sejuta umat, cocok disantap saat cuaca dingin atau sebagai sajian nostalgia akan kampung halaman. (osi)
Editor : Mizan Ahsani