Jawa Pos Radar Madiun – Camilan tradisional berbahan dasar singkong selalu punya tempat spesial di hati pecinta kuliner Indonesia.
Salah satu yang tak lekang oleh waktu adalah utri singkong, kudapan sederhana yang menggabungkan rasa manis, gurih, dan aroma daun pisang yang khas.
Dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan proses pembuatan yang praktis, utri menjadi pilihan ideal untuk sajian rumahan, terutama saat sore hari ditemani secangkir teh hangat.
Utri singkong terbuat dari parutan singkong yang dicampur kelapa parut, kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang.
Rasa manis gula pasir dan legitnya gula merah menyatu dengan gurihnya kelapa, menciptakan cita rasa klasik yang membangkitkan kenangan masa kecil. Berikut ini resep praktisnya.
Bahan-Bahan Utri Singkong
1 buah singkong ukuran besar, kupas bersih
1/2 butir kelapa parut (gunakan kelapa setengah tua untuk rasa lebih gurih)
6 sdm gula pasir (bisa dikurangi atau ditambah sesuai selera)
Gula merah secukupnya, diserut halus
1 bungkus vanili
Garam secukupnya
Daun pisang untuk membungkus
Cara Membuat Utri Singkong yang Lezat dan Wangi
1. Siapkan Singkong dan Kelapa
Parut singkong yang sudah dikupas, lalu campur dengan kelapa parut. Cuci bersih dan tiriskan hingga tidak terlalu basah.
2. Campur Semua Bahan
Masukkan gula pasir, garam, vanili, dan serutan gula merah ke dalam adonan singkong. Aduk rata hingga merata dan terasa manis gurih saat dicicip mentah.
3. Bungkus dengan Daun Pisang
Ambil selembar daun pisang, letakkan adonan secukupnya, lalu lipat dan bungkus seperti pepes. Pastikan bungkusan rapat agar tidak tumpah saat dikukus.
4. Kukus hingga Matang
Letakkan bungkusan utri dalam kukusan yang sudah dipanaskan. Masak selama 20–30 menit atau hingga utri mengeluarkan aroma harum dan teksturnya padat.
Setelah matang, utri bisa langsung dinikmati hangat-hangat, atau disimpan untuk esok hari.
Menyantap utri di sore hari bukan hanya memanjakan lidah, tapi juga membawa pulang kenangan masa kecil di dapur nenek.
Dengan bahan yang sederhana dan teknik yang mudah diikuti, utri singkong adalah bukti bahwa makanan tradisional tetap relevan dan layak dilestarikan.
Rasanya tak kalah dengan kue modern, namun punya nilai budaya dan kehangatan khas masakan rumahan. (ebo/cor)
Editor : Andi Chorniawan