Jawa Pos Radar Madiun – Sayur asem Jakarta dikenal sebagai salah satu ikon kuliner Betawi yang digemari banyak orang.
Kuahnya berwarna merah keruh, dengan rasa asam segar bercampur pedas yang menggoda selera.
Tidak hanya nikmat disantap hangat, sayur asem Jakarta juga cocok dijadikan bekal makan siang di kantor atau santapan keluarga di rumah.
Ciri khas utama dari sayur asem Jakarta terletak pada kuah yang sedikit lebih merah akibat penggunaan cabai dan bumbu rempah khas.
Isian sayurnya juga beragam—mulai dari daun melinjo, jagung manis, kacang panjang, nangka muda, hingga daging sapi.
Komposisi ini menjadikan sayur asem Jakarta kaya serat dan nutrisi, sekaligus menggugah selera berkat cita rasa gurih, asam, dan pedas.
Bahan-Bahan:
• 100 gram daging sapi, iris kecil
• 1,5 liter kaldu (bisa dari rebusan daging)
• 150 gram jagung manis, potong-potong
• 100 gram melinjo
• 200 gram nangka muda, potong bulat
• 100 gram kacang panjang, iris 2 cm
• 2 buah asam muda
• 10 gram daun so (daun melinjo muda)
• 1 iris lengkuas, memarkan
• 1 lembar daun salam
• 2 buah cabai hijau, iris kasar
• 2 buah cabai merah, iris kasar
• 3 sdm gula pasir
• 2 sdm kecap asin
Bumbu Halus:
• 3 butir kemiri
• 3 buah cabai merah
• 5 buah bawang merah
• 2 siung bawang putih
Cara Membuat:
• Rebus Daging dan Sayuran:
Didihkan kaldu bersama irisan daging sapi, jagung, melinjo, dan nangka muda. Masak hingga daging empuk dan kuah berkurang hingga sekitar 1 liter.
• Masukkan Sayuran dan Bumbu:
Tambahkan kacang panjang, asam muda, daun so, lengkuas, daun salam, irisan cabai hijau, dan cabai merah. Masukkan juga bumbu halus (kemiri, cabai merah, bawang merah, bawang putih yang sudah diulek).
• Bumbu Kuah:
Masukkan gula pasir dan kecap asin. Aduk rata. Biarkan semua bahan matang dan bumbu meresap.
• Koreksi Rasa & Sajikan:
Cicipi kuah dan koreksi rasa sesuai selera. Angkat dan sajikan hangat bersama nasi putih dan pelengkap favorit seperti tempe goreng atau ikan asin.
Sayur asem Jakarta sangat pas disantap di berbagai suasana, dari makan siang keluarga hingga sajian spesial untuk tamu.
Kuahnya yang asam pedas menyegarkan, membuat menu ini selalu jadi favorit lintas generasi. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira