Jawa Pos Radar Madiun – Di balik sederhananya cita rasa, grontol jagung menyimpan sejarah dan kenangan panjang bagi masyarakat Jawa Tengah.
Jajanan tradisional ini dikenal juga dengan nama blendhuk, bledhus, atau blendhung.
Dulu menjadi alternatif pengganti nasi saat masa penjajahan Jepang lantaran beras sulit didapat.
Grontol terbuat dari jagung yang direndam semalaman, direbus hingga empuk, lalu disajikan dengan kelapa parut gurih.
Kombinasi manis dan gurih inilah yang menjadikan grontol tetap dicintai lintas generasi, apalagi saat disajikan hangat sebagai teman minum teh sore.
Membuat sendiri grontol di rumah relatif mudah. Simak resep praktis berikut ini:
Bahan-Bahan Grontol Jagung:
250 gram jagung manis (bisa pipil atau utuh)
1/2 butir kelapa parut
1 lembar daun pandan
garam secukupnya
Air secukupnya untuk merebus
Baca Juga: Megawati Hangestri Menikah, Undang Tim Red Sparks: Pelatih Ko Hee Jin Pastikan Hadir
Cara Membuat Grontol Jagung:
Rendam jagung semalaman dalam air biasa atau air enjet atau kapur sirih, agar lebih empuk saat direbus.
Tiriskan, lalu rebus atau kukus jagung hingga matang dan kulitnya pecah-pecah sekitar 30 menit.
Kukus kelapa parut bersama garam dan daun pandan selama sekitar 10 menit untuk aroma dan rasa gurih alami.
Campurkan jagung matang dengan kelapa kukus, aduk rata.
Sajikan hangat sebagai camilan sehat dan mengenyangkan.
Tips Variasi Rasa:
Ingin rasa lebih modern atau manis legit? Tambahkan keju parut untuk sensasi gurih dan creamy, atau gula merah serut sebagai topping manis tradisional.
Grontol bukan sekadar makanan, tapi juga bagian dari identitas kuliner Jawa Tengah.
Di tengah maraknya jajanan modern, menyajikan grontol di rumah bisa jadi cara nostalgia terhadap citarasa lokal yang hampir terlupakan. (naz)