Jawa Pos Radar Madiun – Di tengah dominasi jajanan kekinian dan makanan cepat saji, keberadaan camilan tradisional makin jarang terlihat.
Namun, masih ada yang tetap bertahan dan mencuri hati para penikmat kuliner lokal.
Salah satunya, jongkong, jajanan klasik berwarna hitam pekat yang tak pernah kehilangan pesonanya.
Kelembutan teksturnya berpadu dengan gurihnya kelapa parut, menjadikan jongkong sebagai suguhan yang tak hanya menggugah selera tapi juga menyimpan nilai budaya.
Jongkong terbuat dari bahan-bahan sederhana, tetapi rahasianya terletak pada bubuk hitam yang menjadi ciri khas utama.
Warna ini bukan berasal dari pewarna buatan, melainkan dari merang padi yang dibakar, kemudian diayak hingga menjadi bubuk halus.
Bubuk inilah yang memberi karakter kuat pada jongkong — aroma khas tanah sawah dan tampilan yang autentik. Untuk membuat jongkong, berikut ini resepnya.
Bahan
200 gram tepung beras
100 gram tepung tapioka
20 gram gula merah, cairkan
1/2 sendok teh garam
Sejumput vanili
600 ml air mendidih
40 ml air kapur sirih
Bubuk merang secukupnya
Kelapa parut
Cara Membuat
1. Bakar jerami padi hingga menjadi abu hitam, lalu ditumbuk halus dan diayak. Bubuk inilah yang akan dicampurkan bersama tepung beras, tepung tapioka, dan larutan gula merah.
2. Aduk rata semua bahan hingga membentuk adonan kental, kemudian tambahkan vanili, air kapur sirih, dan air panas secara perlahan sambil terus diaduk agar adonan tidak menggumpal.
Editor : Andi Chorniawan