Jawa Pos Radar Madiun – Renyah di luar, lumer di mulut, dan manisnya pas, kue semprit selalu punya tempat istimewa di hati pencinta kue kering.
Tak hanya muncul saat Lebaran atau Natal, camilan klasik ini juga kerap disuguhkan dalam acara keluarga atau sekadar teman minum teh sore hari.
Kue semprit dikenal sebagai salah satu kue warisan Nusantara yang masih eksis di tengah gempuran kudapan modern.
Kuncinya terletak pada bahan-bahan yang sederhana dan cara pembuatan yang mudah, sehingga cocok dicoba siapa saja, bahkan pemula sekalipun.
Bahan-Bahan yang Diperlukan:
300 gram mentega
200 gram gula halus
1/2 sendok teh vanila bubuk
1 butir telur ayam
250 gram tepung terigu
150 gram tepung maizena
Cara Membuat Kue Semprit
1. Aduk Semua Bahan Hingga Lembut
Masukkan mentega, gula halus, telur, vanila, tepung terigu, dan maizena ke dalam satu wadah besar.
Aduk menggunakan spatula kayu atau mixer kecepatan rendah sampai teksturnya halus dan mudah dibentuk.
2. Bentuk dan Tata di Loyang
Siapkan loyang yang telah dioles tipis margarin. Bentuk adonan sesuai selera menggunakan spuit atau cetakan khusus semprit. Pastikan ada jarak antar kue agar tidak menempel saat mengembang.
3. Panggang Hingga Matang
Panaskan oven lebih dulu, lalu panggang adonan dengan suhu rendah (sekitar 140–150°C) selama 30–40 menit. Angkat saat bagian bawah kue sudah terlihat keemasan.
4. Dinginkan dan Simpan dengan Rapi
Biarkan kue dingin di atas rak pendingin. Setelah dingin sempurna, simpan dalam toples tertutup agar kerenyahannya tahan lama.
Dengan kombinasi rasa manis dan tekstur lembut yang khas, kue semprit tidak hanya mengundang nostalgia, tapi juga memberikan rasa hangat dalam setiap gigitannya.
Resep ini dapat menjadi alternatif terbaik untuk suguhan tamu, hampers Lebaran, atau camilan santai bersama keluarga di rumah. (ebo/cor)