Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Resep Tape Ketan Hijau: Camilan Tradisional yang Membawa Nostalgia Masa Kecil

Mizan Ahsani • Jumat, 4 Juli 2025 | 21:05 WIB
Ilustrasi tape ketan hijau
Ilustrasi tape ketan hijau

Jawa Pos Radar Madiun - Tape ketan hijau adalah salah satu makanan tradisional khas Indonesia. Kerap hadir di momen-momen spesial seperti Lebaran, selamatan, hingga sajian arisan keluarga.

Cita rasanya yang manis, sedikit asam, dan tekstur lembut membuatnya digemari lintas generasi. Tak heran jika tape ketan hijau seringkali membangkitkan kenangan manis masa kecil bersama keluarga di kampung.

Berikut ini adalah resep tape ketan hijau yang mudah dibuat di rumah dengan bahan sederhana. Cocok untuk kamu yang ingin menghadirkan kembali rasa nostalgia dalam setiap gigitannya.

Bahan-Bahan Tape Ketan Hijau :

1 kg beras ketan putih (bisa disesuaikan sesuai kebutuhan)

3 butir ragi tape, haluskan

Pewarna makanan hijau secukupnya (gunakan pewarna pandan agar lebih harum)

2 sendok makan gula pasir untuk taburan

Daun pisang secukupnya, untuk membungkus tape

Tusuk gigi, sebagai penyemat bungkusan

Cara Membuat Tape Ketan Hijau :

1. Rendam beras ketan selama 30 menit kemudian kukus sampai setengah matang. Kemudian angkat dan cuci di air mengalir sampai lendir bersih/ kesat. Kemudian beri pewarna hijau secukupnya.

2. Siapkan kukusan dan beri alas agar ketan mudah diangkat. Kukus kembali ketan yang sudah diberi warna selama kurang lebih 20 menit atau hingga matang. Setelah matang, ratakan ketan di nampan dan biarkan hingga dingin dan uapnya hilang.

3. Setelah ketan benar-benar dingin, taburkan ragi tape yang telah dihaluskan secara merata. Tambahkan gula pasir untuk mempercepat proses fermentasi dan memberi rasa manis alami.

4. Ambil dua lembar daun pisang yang sudah dibersihkan. Tambahkan sekitar 1,5 sendok makan ketan ke dalam daun. Bungkus rapi dan sematkan menggunakan tusuk gigi. Ulangi hingga habis.

5. Siapkan wadah besar (seperti baskom) dan lapisi bagian bawahnya dengan plastik. Susun bungkusan tape dengan posisi lipatan menghadap ke atas agar tidak bocor saat fermentasi.

6. Setelah menutup rapat wadah tersebut, simpan di tempat bersuhu ruang selama 2 malam. Setelah 2 hari, tape ketan hijau siap dinikmati dengan rasa manis, sedikit asam, dan aroma yang khas.

Tape ketan hijau bukan hanya sekadar camilan, tapi juga bagian dari budaya kuliner yang menyimpan banyak kenangan.

Dengan resep ini, kamu bisa menghadirkan kembali cita rasa tradisional yang menggugah selera sekaligus membangkitkan nostalgia masa kecil.

Selamat mencoba dan rasakan kenikmatannya!

(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#Camilan tradisional Indonesia #daun pisang #bahan #Cara Membuat Tape Ketan #makanan fermentasi asli indonesia #Resep Tape Ketan Hijau