Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Perbedaan Ajinomoto dan Sasa, Dua Penyedap Rasa Legendaris, Mana yang Selalu Ada di Dapur Nyona-Nyona Sekalian?

Deni Kurniawan • Rabu, 9 Juli 2025 | 08:47 WIB
Ajinomoto dan Sasa jadi penyedap rasa terkenal di Indonesia.
Ajinomoto dan Sasa jadi penyedap rasa terkenal di Indonesia.

Jawa Pos Radar Madiun - Nyonya-nyonya sekalian tentu memiliki bumbu wajib yang pasti ada di dapur. Bahkan, stok harus selalu ada.

Adalah penyedap rasa alias micin. Salah satu bumbu wajib untuk memasak yang harus tersedia itu.

Di Indonesia, ada dua merek penyedap rasa yang terkenal. Yakni, Ajijomoto dan Sasa. Tiap merek itu punya keunggulan dan ciri khas masing-masing.

Di dapur rumah tangga Indonesia, bumbu Ajinomoto dan Sasa nyaris tak pernah absen.

Keduanya menjadi penyedap rasa legendaris yang digunakan lintas generasi, dari ibu rumah tangga hingga koki profesional.

Kedua merek micin ini sama-sama berperan sebagai penambah rasa gurih untul segala jenis masakan.

Ajinomoto

Ajinomoto pertama kali diperkenalkan ke pasar Jepang pada 1909 dan masuk ke Indonesia sejak 1969.

Produk ini berbasis monosodium glutamat (MSG) murni, memberikan rasa gurih yang lembut dan menyatu sempurna dalam berbagai hidangan.

Ajinomoto terkenal karena beberapa keunggulan. Seperti, tidak mengubah rasa dasar makanan.

Lebih cocok untuk masakan rumahan yang ingin mempertahankan rasa orisinal.

Selain itu, micin ini cepat larut dalam masakan, bahkan saat suhu belum tinggi.

5 Menu Masakan yang Cocok Pakai Ajinomoto:

1. Sayur Sop Ayam
Penambahan Ajinomoto membuat kaldu lebih gurih tanpa menyamarkan rasa sayuran dan ayam.

2. Tumis Buncis Wortel
Cita rasa alami buncis dan wortel dipertajam dengan sentuhan umami dari Ajinomoto.

3. Perkedel Kentang
Tambahan sedikit Ajinomoto dalam adonan membuat rasa lebih ‘nendang’ dan legit.

4. Telur Dadar Campur Daun Bawang
Telur dadar jadi lebih gurih sempurna meski tanpa tambahan kaldu bubuk.

5. Mie Kuah Kampung
Cocok untuk mereka yang suka rasa ringan namun tetap sedap, tanpa harus pakai bumbu instan berlebihan.

Sasa

Sasa hadir sebagai penyedap makanan buatan asli Indonesia sejak 1968.

Berbeda dengan Ajinomoto, Sasa tersedia dalam banyak bentuk. Meliputi, MSG murni, kaldu bubuk, bumbu instan, hingga saus masakan.

Rasanya lebih kompleks karena umumnya dipadukan dengan rempah atau ekstrak daging.

Penyedap rasa ini punya sederet keunggulan. Meliputi, banyak pilihan rasa (ayam, sapi, jamur).

Sasa juga cocok untuk makanan yang butuh kelezatan instan. Praktis untuk pemula memasak.

5 Menu Masakan yang Cocok Pakai Sasa:

1. Nasi Goreng Kampung Sasa Ayam
Dengan bumbu kaldu ayam dari Sasa, nasi goreng jadi gurih mantap meski dimasak simpel.

2. Sop Iga Sapi
Gunakan Sasa kaldu sapi untuk membuat kuah kaldu lebih kental rasa dan aromanya.

3. Sayur Lodeh Labu Siam
Kaldu jamur dari Sasa cocok untuk memberikan rasa gurih khas sayur santan.

4. Bakwan Jagung
Tambahan Sasa kaldu ayam menjadikan adonan bakwan terasa lebih ‘berisi’ meski tanpa daging.

5. Ayam Goreng Serundeng
Gunakan Sasa bumbu instan serbaguna untuk meresapkan rasa ke dalam ayam dan parutan kelapa.

Nyonya-nyonya sekalian dua penyedap rasa ini sangat populer di Indonesia.

Ajinomoto cocok bagi yang ingin mempertahankan rasa asli bahan makanan dengan tambahan rasa umami ringan.

Sementara Sasa, sangat pas bagi yang ingin praktis dan menginginkan rasa masakan lebih kaya dan intens.

Keduanya bisa jadi senjata rahasia untuk membuat masakan rumahan terasa seperti buatan restoran.

So, nyonya-nyonya sekalian tim Ajinomoto atau Sasa? Atau malah punya micin andalan favorit sendiri? (den)

Editor : Deni Kurniawan
#Ajinomoto vs Sasa #bumbu #dapur #msg #micin #sasa #keunggulan #penyedap rasa #perbedaan #ajinomoto