Jawa Pos Radar Madiun – Hujan deras atau suhu sedang dingin-dinginnya? Saatnya menyeruput hangatnya wedang ronde jahe dengan isian bulatan ketan kenyal yang manis legit.
Minuman khas Jawa ini tak hanya membangkitkan rasa nyaman, tapi juga dipercaya mampu mengusir masuk angin berkat kuah jahenya yang kaya rempah.
Ronde, bola-bola mungil dari tepung ketan dengan isian kacang tanah sangrai, jadi daya tarik utama sajian ini.
Dipadukan dengan kuah jahe yang harum, serai dan daun pandan, serta pelengkap kolang-kaling dan roti tawar, setiap suapan membawa kehangatan hingga ke relung hati.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:
Untuk ronde:
150 gr tepung ketan putih
100 ml air hangat (secukupnya untuk membentuk adonan)
Pewarna makanan merah dan hijau (opsional)
Untuk isian ronde:
100 gr kacang tanah kupas, disangrai
3 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
Untuk kuah jahe:
1 liter air
100 gr jahe, dimemarkan
2 batang serai, dimemarkan
3 lembar daun pandan
150 gr gula pasir (bisa juga campuran gula merah)
Pelengkap:
Kolang-kaling rebus
Roti tawar potong dadu
Kacang tanah sangrai
Cara Membuat Wedang Ronde Isi Kacang
1. Siapkan isiannya terlebih dahulu
Haluskan kacang tanah yang telah disangrai, lalu campur dengan gula dan sedikit garam. Bentuk menjadi bulatan-bulatan kecil sebagai inti ronde.
2. Buat adonan ronde
Campur tepung ketan dengan air hangat sedikit demi sedikit hingga adonan bisa dipulung.
Jika ingin tampil menarik, bagi adonan dan beri pewarna. Pipihkan adonan, beri isian kacang, lalu bulatkan kembali.
3. Rebus ronde
Didihkan air dalam panci besar, masukkan bola-bola ronde. Jika sudah mengapung, angkat dan langsung masukkan ke air matang dingin agar teksturnya kenyal.
4. Buat kuah jahe
Rebus air bersama jahe, serai, daun pandan, dan gula hingga wangi rempah meresap. Saring jika diperlukan.
5. Sajikan
Tata bola ronde di dalam mangkuk bersama kolang-kaling, potongan roti tawar, dan kacang sangrai. Siram dengan kuah jahe panas. Sajian siap disantap selagi hangat.
(naz)
Editor : Mizan Ahsani