Jawa Pos Radar Madiun– Di tengah gempuran produk kesehatan modern, jamu kudu laos tetap menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia yang mengandalkan pengobatan tradisional berbasis rempah.
Diracik dari bahan utama buah mengkudu (pace) dan lengkuas (laos), jamu ini telah dipercaya turun-temurun sebagai solusi alami untuk menjaga tekanan darah, menurunkan kolesterol, dan memperbaiki pencernaan.
Jamu kudu laos mengandalkan kombinasi bahan-bahan alami yang mudah ditemukan namun sarat manfaat.
Komposisinya Mencakup
Buah mengkudu (Morinda citrifolia): Mengandung senyawa xeronine, flavonoid, dan skopoletin yang mendukung fungsi organ vital, termasuk jantung dan ginjal.
Lengkuas (Alpinia galanga): Bersifat antiradang dan menghangatkan tubuh, baik untuk pencernaan dan sirkulasi darah.
Proses pembuatannya cukup sederhana namun memerlukan ketelatenan:
1. Cuci bersih semua bahan.
2. Iris tipis mengkudu dan lengkuas.
3. Rebus seluruh bahan (kecuali gula dan garam) dalam air mendidih selama 15–20 menit.
4. Tambahkan gula merah dan garam, aduk rata.
5. Saring dan sajikan hangat, atau dinginkan lebih dahulu jika disukai.
Khasiat Jamu Kudu Laos
Beberapa manfaat utama jamu kudu laos yang telah dikenal secara empiris di antaranya:
1. Menurunkan tekanan darah
Kandungan aktif dalam mengkudu dan bawang putih membantu menjaga elastisitas pembuluh darah serta menurunkan tekanan darah tinggi.
2. Mengontrol kadar kolesterol
Senyawa flavonoid dan minyak atsiri membantu menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).
3. Menyehatkan pencernaan
Kombinasi rempah merangsang sekresi enzim pencernaan dan mengurangi perut kembung atau nyeri lambung.
4. Meningkatkan nafsu makan
Dikenal sebagai jamu penambah stamina, jamu ini sering diberikan kepada pasien dalam masa pemulihan atau lansia.
5. Sebagai antioksidan alami
Kandungan senyawa bioaktif dalam mengkudu berfungsi menangkal radikal bebas dan menjaga daya tahan tubuh.
6. Menghangatkan tubuh
Cocok dikonsumsi saat tubuh terasa lemas, flu ringan, atau musim dingin. (ebo/cor)
Editor : Andi Chorniawan