Jawa Pos Radar Madiun – Kerupuk kulit sapi, atau lebih dikenal sebagai rambak, adalah camilan tradisional yang tak lekang oleh waktu.
Teksturnya yang renyah dan rasa gurih yang khas membuat kerupuk ini selalu jadi pelengkap wajib berbagai sajian Nusantara seperti soto, rawon, hingga nasi pecel khas Madiun.
Namun, tidak semua orang berhasil membuat kerupuk kulit yang benar-benar renyah dan tidak berminyak.
Proses penggorengan yang tepat menjadi kunci utama kerenyahan kerupuk kulit sapi. Jika tidak dilakukan dengan benar, kerupuk bisa gagal mengembang, menjadi keras, atau justru menyerap terlalu banyak minyak.
Simak panduan lengkap berikut agar bisa menghasilkan kerupuk kulit sapi yang renyah, gurih, dan tahan lama.
1. Jemur Hingga Benar-Benar Kering
Sebelum masuk ke proses penggorengan, pastikan kerupuk kulit dijemur hingga benar-benar kering.
Proses penjemuran di bawah sinar matahari langsung akan membantu menghilangkan kadar air secara maksimal.
Jika kerupuk digoreng saat masih lembap, hasilnya bisa jadi alot, tidak mengembang, dan cenderung berminyak. Ini adalah langkah dasar yang tak boleh dilewatkan.
2. Gunakan Banyak Minyak dan Panas Stabil
Panaskan minyak dalam jumlah banyak hingga kerupuk bisa terendam sempurna. Gunakan api sedang dan hindari suhu terlalu tinggi yang membuat minyak berasap.
Minyak yang terlalu panas bisa membuat kerupuk gosong di luar, tapi masih keras di dalam. Suhu ideal akan membantu kerupuk mengembang perlahan dan matang merata.
3. Goreng Sedikit Demi Sedikit
Masukkan kerupuk ke dalam minyak panas secara bertahap. Jangan sekaligus banyak karena bisa menyebabkan kerupuk saling menempel dan menghambat proses pemuaian.
Goreng sambil dibolak-balik dengan sutil agar kerupuk matang merata dan tidak gosong di salah satu sisi.
4. Siram Minyak Panas ke Permukaan Kerupuk
Gunakan sendok sayur untuk menyiram bagian atas kerupuk dengan minyak panas selama proses penggorengan.
Teknik ini membantu seluruh permukaan kerupuk terkena panas secara merata, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih renyah dan tidak bantat.
5. Tiriskan dengan Sempurna
Setelah kerupuk berubah warna menjadi keemasan dan mengembang maksimal, angkat dan tiriskan segera.
Gunakan saringan logam atau lapisan kertas minyak agar sisa minyak bisa terserap. Hindari meniriskan kerupuk saat masih berada di suhu minyak panas, karena bisa membuatnya terlalu berminyak.
Tips Tambahan agar Kerupuk Lebih Renyah dan Sehat
1. Gunakan Minyak Sehat
Bisa menggunakan minyak kelapa atau minyak zaitun untuk hasil gorengan yang lebih sehat. Meski harganya lebih mahal, minyak ini mengandung lemak tak jenuh yang lebih ramah bagi tubuh.
2. Goreng Dua Kali untuk Hasil Ekstra Renyah
Gunakan teknik penggorengan bertahap: pertama goreng dengan api sedang hingga kerupuk mengembang, lalu goreng kembali dengan minyak lebih panas untuk menciptakan tekstur renyah yang tahan lama.
3. Simpan dalam Wadah Tertutup
Setelah dingin, simpan kerupuk kulit dalam wadah kedap udara. Jangan menyimpan saat masih hangat karena uap panas akan membuat kerupuk melempem dan kehilangan kerenyahannya. (ebo/cor)
Editor : Andi Chorniawan