Jawa Pos Radar Madiun - Bandeng presto adalah kuliner khas Semarang yang terkenal dengan tekstur duri lunaknya.
Proses pemasakan dengan tekanan tinggi membuat tulang ikan lunak dan aman disantap.
Digoreng hingga keemasan? Makin maknyus! Yuk coba buat sendiri di rumah dengan resep lengkap berikut.
Waktu Pembuatan:
Sekitar 2 jam (termasuk waktu presto)
Porsi:
3–4 orang
Bahan-Bahan:
2 ekor ikan bandeng (masing-masing 400 gram)
1 sdt air jeruk nipis
Daun pisang atau plastik tahan panas untuk membungkus
Air secukupnya untuk mengisi panci presto
Bumbu Halus:
6 siung bawang putih
6 butir bawang merah
4 butir kemiri sangrai
1 sdm ketumbar
2 cm kunyit
2 cm jahe
2 cm lengkuas
1 sdt garam
1/2 sdt kaldu bubuk (opsional)
Cara Membuat:
1. Bersihkan Bandeng:
Belah ikan bandeng membujur tanpa putus (butterfly cut). Bersihkan isi perut dan darah di sepanjang tulang. Lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan 10 menit, bilas bersih.
2. Haluskan Bumbu:
Ulek atau blender semua bahan bumbu halus hingga lembut.
3. Lumuri dan Bungkus:
Balurkan bumbu ke seluruh bagian ikan hingga merata, termasuk bagian dalam. Bungkus ikan dengan daun pisang atau plastik tahan panas, ikat atau lipat rapi.
4. Presto:
Susun ikan dalam panci presto, tuang air hingga 1/2 tinggi ikan. Tutup rapat, presto selama 60–90 menit sejak mendesis dengan api sedang. Matikan api, biarkan dingin dan uap keluar sendiri.
5. Goreng (Opsional):
Ambil ikan dari bungkus, goreng dalam minyak panas hingga kulitnya garing keemasan. Tiriskan.
6. Sajikan:
Nikmati hangat dengan sambal dan lalapan!
Tips Sukses Duri Lunak:
Durasi presto minimal 60 menit sejak bunyi desisan. Lebih lama bakal lebih lunak. Gunakan panci presto bertekanan tinggi (15 psi) untuk hasil optimal.
Jangan buka tutup sebelum uap habis agar bandeng tetap utuh. (naz)
Editor : Mizan Ahsani