Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Odading dan Cakwe Serupa tapi Tak Sama: Ini Perbedaan Rasa, Tekstur, serta Cara Menikmatinya

Eric Wibowo • Selasa, 15 Juli 2025 | 23:03 WIB
Ilustrasi perbedaan odading dan cakwe.
Ilustrasi perbedaan odading dan cakwe.

Jawa Pos Radar Madiun – Odading dan cakwe sering kali dijajakan berdampingan oleh pedagang kaki lima maupun di pasar tradisional.

Sekilas terlihat mirip karena sama-sama digoreng, namun keduanya memiliki karakteristik yang sangat berbeda.

Mulai dari rasa, tekstur, hingga cara penyajian, odading dan cakwe menyuguhkan pengalaman kuliner yang kontras.

Odading: Roti Goreng Manis Khas Sunda

Odading adalah jajanan tradisional berbentuk persegi atau bantal kecil yang berasal dari Jawa Barat.

Cita rasanya manis dengan aroma khas ragi yang menggoda. Bagian luar odading sedikit renyah, sementara bagian dalamnya lembut dan empuk seperti donat tanpa lubang.

Odading biasanya terbuat dari campuran tepung terigu, ragi, gula pasir, telur, dan baking soda.

Proses fermentasi adonan selama beberapa jam membuat roti ini mengembang dan berpori, menjadikannya camilan ideal untuk dinikmati bersama teh manis atau kopi panas.

Cakwe: Gorengan Gurih Khas Tionghoa

Berbeda dari odading, cakwe memiliki rasa gurih dan asin. Makanan ini identik dengan bentuk memanjang, hasil dari dua potong adonan yang direkatkan sebelum digoreng.

Saat masuk ke dalam minyak panas, cakwe mengembang dan membentuk rongga di dalam, menghasilkan tekstur renyah di luar dan ringan di dalam.

Bahan utama cakwe adalah tepung terigu, baking soda dalam jumlah lebih tinggi, garam, dan sedikit ragi.

Biasanya disajikan dengan saus sambal manis pedas atau dijadikan pelengkap bubur ayam, membuatnya populer sebagai sarapan atau kudapan gurih di pagi hari.

Dua Jajanan Tradisional, Cita Rasa Berbeda

Meskipun berasal dari adonan dasar yang mirip dan sama-sama digoreng, odading dan cakwe menawarkan dua rasa berbeda—manis dan gurih.

Keduanya tetap menjadi favorit lintas generasi, terutama karena mudah ditemukan dan harganya terjangkau.

Odading cocok untuk kamu yang ingin menikmati kudapan manis dan lembut. Sementara cakwe lebih pas untuk pecinta camilan asin dan gurih yang renyah.

Tak heran jika keduanya sering dijual dalam satu gerobak, memberi pilihan lengkap bagi penikmat jajanan kaki lima khas Indonesia. (ebo/cor)

Editor : Andi Chorniawan
#odading #rasa #tekstur #perbedaan #tradisional #Cakwe