Jawa Pos Radar Madiun - Sate buntel, ikon kuliner khas Solo, adalah bukti bahwa daging kambing bisa naik kelas menjadi sajian yang menggoda selera.
Tidak seperti sate biasa yang ditusuk kecil-kecil, sate buntel justru dibentuk dari daging kambing cincang yang membungkus tusuk sate besar.
Proses pembakaran dengan api bara menghadirkan aroma asap dan rempah yang menyatu sempurna.
Ciri khasnya ada pada tekstur yang lembut dan juicy di dalam, namun sedikit smoky di bagian luar.
Lemak kambing yang meleleh saat dibakar menambah kekayaan rasa. Sate ini semakin sempurna jika disajikan dengan sambal kecap pedas dan sepiring nasi hangat atau lontong.
Tak hanya mengenyangkan, sate buntel juga memberikan pengalaman rasa yang tak terlupakan. Cocok jadi sajian utama saat kumpul keluarga, hajatan, atau hari spesial.
Resep Sate Buntel Solo yang Lembut dan Wangi
Bahan Utama:
500 gram daging kambing cincang halus
100 gram lemak kambing cincang
2 butir telur
2 sdm kecap manis
1 sdm minyak goreng
Tusuk sate bambu besar atau tusuk besi
Bumbu Halus:
4 siung bawang putih
6 butir bawang merah
1 sdt ketumbar sangrai
1/2 sdt jintan
1. Campur Bahan:
Masukkan daging kambing cincang, lemak, telur, kecap manis, minyak, dan bumbu halus ke dalam wadah. Aduk rata. Diamkan selama 30 menit agar bumbu meresap.
2. Bentuk Sate:
Ambil adonan secukupnya, lalu balutkan merata pada tusuk sate seperti membentuk sosis. Tekan agar padat.
3. Proses Bakar:
Bakar sate di atas bara api atau alat grill. Olesi dengan minyak atau margarin agar tidak kering. Bolak-balik hingga matang dan berwarna kecokelatan.
4. Sajikan:
Nikmati sate buntel dengan sambal kecap (campuran kecap manis, irisan bawang merah, cabai rawit, dan tomat) atau sambal kacang sesuai selera. (afi/cor)
Editor : Andi Chorniawan