Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kamu Tim Rujak Cingur dan Rujak Petis? Ini Perbedaan Rasa dan Bumbunya

Eric Wibowo • Jumat, 25 Juli 2025 | 01:23 WIB
Ilustrasi perbedaan rujak cingur dan petis.
Ilustrasi perbedaan rujak cingur dan petis.

Jawa Pos Radar Madiun – Jawa Timur terkenal dengan kekayaan kuliner yang berani rasa dan kaya rempah.

Dua hidangan ikonik yang kerap jadi primadona di berbagai kesempatan adalah rujak cingur dan rujak petis.

Sekilas tampak serupa karena sama-sama memakai saus petis, namun ada perbedaan mencolok yang membuat masing-masing punya penggemar setia.

Rujak Cingur: Gurih, Kenyal, dan Punya Ciri Khas Kuat

Tak bisa bicara kuliner Surabaya tanpa menyebut rujak cingur. Hidangan ini terkenal karena bahan utamanya yang unik: cingur, yaitu moncong sapi yang direbus sampai empuk, lalu diiris tipis-tipis dan dicampur ke dalam rujak.

Satu porsi rujak cingur biasanya terdiri dari:

Cingur sapi rebus

Lontong

Tahu dan tempe goreng

Kangkung, tauge, dan kacang panjang rebus

Buah-buahan segar seperti nanas, bengkuang, dan mentimun

Semua bahan disiram dengan saus petis udang kental yang diracik dari kacang tanah goreng, bawang putih, cabai, gula merah, dan asam jawa. Kadang ditambahkan kecap manis agar makin sedap.

Yang membuat rujak cingur istimewa adalah perpaduan rasa petis yang kuat dengan tekstur kenyal cingur. Tak heran, banyak yang menyebut hidangan ini sebagai "raja rujak Jawa Timur".

Rujak Petis: Lebih Ringan, Tanpa Cingur, Cocok Buat Semua Kalangan

Di sisi lain, rujak petis bisa dibilang versi “aman” bagi lidah yang belum terbiasa dengan cingur.

Tanpa campuran moncong sapi, rujak ini menawarkan sensasi yang lebih ringan namun tetap menggugah.

Isinya hampir serupa: lontong, tahu, tempe, sayuran rebus, dan buah segar.

Yang membedakan hanyalah sausnya tidak mengandung unsur hewani selain petis udang, sehingga lebih ringan dan cocok bagi vegetarian (tanpa petis bisa disesuaikan).

Bumbu kacangnya tetap gurih, manis, dan pedas, dengan dominasi rasa petis dan sedikit asam yang menyegarkan. Karena lebih sederhana, rujak petis kerap dijadikan jajanan harian dan mudah ditemukan di berbagai daerah di Jatim.

Budaya Kuliner yang Menggoda

Meski berbeda, rujak cingur dan rujak petis sama-sama merepresentasikan identitas kuliner Jawa Timur: berani rasa, kaya tekstur, dan sarat tradisi. Keduanya layak dicoba, baik oleh pecinta kuliner ekstrem maupun penikmat rujak klasik.

Mau yang berani dengan cingur atau yang ringan tanpa campuran daging, keduanya siap menggoyang lidahmu. (ebo/cor)

Editor : Andi Chorniawan
#rujak cingur #bahan #rujak petis #rasa #perbedaan