Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jangan Salah Pilih! Ini 10 Cara Memilih Singkong yang Pulen, Empuk, dan Bebas Getah Berbahaya

Eric Wibowo • Jumat, 8 Agustus 2025 | 01:43 WIB

 

Ilustrasi memilih singkong yang pulen.
Ilustrasi memilih singkong yang pulen.

Jawa Pos Radar Madiun – Singkong dikenal sebagai bahan pangan serbaguna yang mudah diolah menjadi gorengan, getuk, tape, hingga kolak.

Selain murah dan mudah ditemukan, singkong juga jadi pilihan utama untuk berbagai resep camilan tradisional. Namun, tidak semua singkong punya kualitas baik.

Singkong yang terlalu tua, keras, atau bahkan beracun bisa membuat rasa masakan jadi pahit dan teksturnya gagal pulen.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara memilih singkong yang tepat agar hasil masakan Anda lebih empuk, gurih, dan aman dikonsumsi.

Berikut ini 10 cara memilih singkong berkualitas tinggi yang bisa dijadikan panduan sebelum belanja:

1. Perhatikan Kondisi Kulit

Pilih singkong dengan kulit mulus, tidak terlalu kering, dan bebas bercak hitam. Hindari singkong yang kulitnya retak karena bisa jadi itu tanda sudah terlalu lama dipanen.

2. Warna Kulit Cokelat Cerah

Singkong yang bagus memiliki kulit berwarna cokelat muda hingga tua, terkadang dengan semburat kemerahan. Warna kehitaman menandakan kualitas menurun atau mulai membusuk.

3. Kulit Ari Mudah Dikelupas

Coba kelupas kulit arinya sedikit. Kalau kulit ari berwarna merah muda dan mudah dikupas, itu berarti singkong masih segar dan baru dipanen.

4. Daging Singkong Harus Putih Bersih

Singkong yang bagus memiliki daging putih bersih tanpa bercak biru, ungu, atau hitam. Bercak tersebut bisa jadi tanda pembusukan atau kadar racun tinggi.

5. Patahkan untuk Tes Kesegaran

Coba patahkan sedikit ujung singkong. Jika mudah patah dan terasa agak basah, itu tanda singkong masih segar. Singkong kering dan keras biasanya sudah lama dipanen.

6. Pilih Bentuk Lurus dan Menggembung

Singkong dengan bentuk lurus dan sedikit menggembung di bagian tengah cenderung lebih pulen dan tidak berserat kasar.

7. Hindari Singkong dengan Bekas Sayatan

Bekas sayatan bisa membuat singkong cepat kering dan keras. Pilih singkong yang masih utuh tanpa goresan untuk menjaga kualitas daging di dalamnya.

8. Ukuran Sedang Lebih Baik

Singkong ukuran sedang punya serat lebih halus dan tekstur lebih lembut, dibandingkan singkong besar yang cenderung berserat kasar.

9. Jangan Pilih yang Berlendir

Kalau singkong terasa lembek atau berlendir, segera hindari. Itu tanda singkong mulai membusuk dan tidak layak konsumsi.

10. Getah Putih Tanda Kesegaran

Saat dikupas, singkong segar biasanya mengeluarkan getah putih dalam jumlah cukup banyak. Getah ini menandakan singkong masih dalam kondisi baik dan manis saat dimasak. (ebo/cor)

 

Editor : Andi Chorniawan
#Bentuk #singkong #cara memilih #kulit