Jawa Pos Radar Madiun - Sate Ulat Sagu adalah salah satu makanan khas Papua yang terkenal unik dan menantang.
Terbuat dari ulat sagu segar yang diambil dari pohon sagu, makanan ini memiliki cita rasa gurih, lembut, dan sedikit manis alami.
Di Papua, ulat sagu dikenal sebagai sumber protein tinggi dan dipercaya baik untuk stamina.
Meskipun terdengar ekstrem bagi sebagian orang, sate ulat sagu justru menjadi daya tarik kuliner khas yang sering diburu wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin mencoba pengalaman kuliner autentik.
Bahan-Bahan Sate Ulat Sagu
20–30 ekor ulat sagu segar
2 sdm margarin atau minyak goreng
1 sdt garam
1 sdt lada bubuk
1 sdm kecap manis (opsional)
Tusuk sate secukupnya
Cara Membuat Sate Ulat Sagu
1. Pembersihan Ulat Sagu
Cuci ulat sagu segar dengan air bersih untuk menghilangkan kotoran dan sisa serat sagu.
2. Penyusunan Sate
Tusuk 3–4 ekor ulat sagu pada setiap tusuk sate.
3. Bumbui Ulat Sagu
Olesi ulat sagu dengan margarin atau minyak goreng, lalu taburi garam, lada bubuk, dan kecap manis sesuai selera.
4. Proses Pemanggangan
Bakar sate ulat sagu di atas bara api atau teflon panas hingga matang merata dan berwarna kecokelatan.
5. Penyajian
Sate ulat sagu siap disajikan, nikmati selagi hangat untuk rasa gurih yang maksimal.
Tips Menikmati Sate Ulat Sagu
Gunakan ulat sagu segar untuk rasa terbaik.
Jangan memanggang terlalu lama agar teksturnya tetap lembut.
Cocok disajikan bersama sambal atau nasi hangat.
Ulat sagu bukan hanya makanan khas Papua, tapi juga dikonsumsi di beberapa daerah Maluku.
Kandungan proteinnya tinggi, rendah lemak, dan mengandung asam amino esensial yang bermanfaat untuk kesehatan.
(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun