Jawa Pos Radar Madiun - Dodongkal adalah salah satu camilan tradisional khas Sunda yang kini mulai langka ditemui.
Kue ini terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, dan gula merah, lalu dikukus dalam cetakan berbentuk kerucut.
Rasanya manis gurih, aromanya harum, dan teksturnya lembut, membuat dodongkal cocok dinikmati bersama secangkir teh atau kopi hangat. Berikut resep dodongkal yang mudah dibuat di rumah.
Bahan-bahan:
250 gram tepung beras
200 gram kelapa parut (pilih yang agak muda)
150 gram gula merah, sisir halus
1/2 sdt garam
1 lembar daun pandan, simpulkan
Air secukupnya
Cara Membuat:
1. Campurkan tepung beras dengan sedikit garam, aduk rata.
2. Ambil sebagian kelapa parut untuk dicampur dengan adonan, sisanya untuk taburan.
3. Dodongkal biasanya menggunakan cetakan kerucut dari daun pisang. Gulung daun pisang membentuk kerucut dan sematkan ujungnya dengan tusuk gigi.
4. Masukkan satu sendok adonan tepung beras, lalu beri taburan gula merah, kemudian tutup lagi dengan adonan. Ulangi hingga cetakan penuh.
5. Panaskan kukusan, beri daun pandan agar aromanya wangi. Kukus dodongkal selama ±30 menit atau hingga matang.
6. Dodongkal siap dinikmati selagi hangat untuk rasa yang lebih nikmat.
Tips Membuat Dodongkal Lebih Lezat:
Gunakan gula merah yang berkualitas agar warna dan rasa lebih pekat.
Pilih kelapa parut yang agak muda supaya rasa gurihnya maksimal.
Jika tidak punya cetakan daun pisang, bisa gunakan cetakan kue talam kecil.
Dodongkal bukan hanya sekadar jajanan pasar, tetapi juga bagian dari warisan kuliner Sunda yang patut dilestarikan. Rasanya yang manis gurih dengan aroma kelapa membuatnya cocok disajikan di acara keluarga maupun perayaan adat.
(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun