Jawa Pos Radar Madiun – Bagi masyarakat Jawa, terutama di wilayah Madiun dan sekitarnya, lentho singkong bukan sekadar gorengan biasa.
Lentho singkong menyimpan kenangan masa kecil yang hangat, aroma dapur nenek, dan rasa khas jajanan tempo dulu yang masih bertahan hingga kini.
Meski jajanan modern bermunculan, lentho tetap punya tempat istimewa di hati penikmatnya.
Di pasar tradisional, lentho masih berjajar rapi di antara gorengan lain, menunggu tangan yang merindukan cita rasa masa lampau.
Resep Lentho Singkong Tradisional
Bahan:
Singkong parut halus – 500 gram
Kacang tolo (atau kacang hijau kupas) – 100 gram, rebus hingga empuk
Kelapa parut agak muda – 100 gram
Daun jeruk – 3 lembar, iris halus (opsional)
Bawang putih – 4 siung
Ketumbar bubuk – 1/2 sdt
Garam – 1 sdt (atau sesuai selera)
Daun bawang – 1 batang, iris halus
Minyak goreng – secukupnya
Cara Membuat:
1. Persiapkan bahan dasar: Kupas singkong, cuci bersih, lalu parut halus. Peras sedikit airnya.
2. Campurkan bahan: Masukkan parutan singkong, kacang tolo, kelapa parut, daun jeruk, dan daun bawang.
3. Bumbu halus: Haluskan bawang putih, ketumbar, dan garam, lalu campurkan ke adonan.
4. Bentuk adonan: Ambil satu sendok makan adonan, bentuk lonjong atau pipih sesuai selera.
5. Goreng: Panaskan minyak sedang, goreng hingga kuning kecokelatan dan renyah.
Lentho paling nikmat disajikan hangat, menjadi lauk nasi pecel atau camilan sore dengan cabai rawit.
Tips tambahan: tambahkan 1–2 sendok makan tepung tapioka agar hasilnya lebih renyah. (cor)
Editor : Andi Chorniawan