Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bukan Cuma Sate, Ini 5 Hidden Gem Kuliner Ponorogo yang Wajib Dicoba!

Habib • Jumat, 7 November 2025 | 15:33 WIB
Temukan 5 hidden gem kuliner Ponorogo, mulai dari sego tiwul hingga pecel sambal bawang pedas yang menggugah selera khas Bumi Reog.
Temukan 5 hidden gem kuliner Ponorogo, mulai dari sego tiwul hingga pecel sambal bawang pedas yang menggugah selera khas Bumi Reog.

Jawa Pos Radar Madiun – Kabupaten Ponorogo, yang dikenal sebagai Bumi Reog, ternyata menyimpan banyak kuliner lezat yang belum banyak terekspos.

Selain sate Ponorogo yang sudah melegenda, ada beragam warung dan rumah makan tersembunyi yang menawarkan cita rasa autentik khas pedesaan.

Bagi kamu pencinta kuliner tradisional, berikut lima rekomendasi hidden gem Ponorogo yang wajib dicoba.

1. Warung Sego Tiwul Mbak Dwi – Desa Coper Kulon, Jetis

Jika ingin mencicipi rasa klasik masa lalu, datanglah ke Warung Sego Tiwul Mbak Dwi.

Menu utamanya, sego tiwul, dibuat dari singkong yang dulu menjadi makanan pokok masyarakat Ponorogo saat paceklik.

Kini, disajikan dengan lauk modern seperti sayur lodeh, tempe goreng, dan sambal pedesaan.

Rasanya gurih, sedikit manis, dan sangat mengenyangkan. Meski lokasinya tersembunyi, suasana hangat warung sederhana ini membuat pengunjung merasa seperti makan di rumah sendiri.

Desa Coper Kulon, Jetis, Ponorogo

Datang pagi atau siang, karena sore sudah tutup.

2. Warung Sego Kering Margono – Bangunsari, Ponorogo

Bagi pemburu kuliner malam, Warung Sego Kering Margono jadi destinasi wajib.

Menu sederhana seperti nasi kering dengan mie, tempe, sambal, dan telur orak-arik menghadirkan rasa gurih pedas yang khas.

Buka hingga larut malam, tempat ini kerap menjadi lokasi nongkrong warga setelah bekerja.

Jl. Gajah Mada No. 31D, Bangunsari, Ponorogo

Datang pukul 22.00 untuk merasakan suasana malam khas Ponorogo.

3. RM Garang Asem Bu Parti – Ngasinan, Jetis

Untuk pencinta masakan rumahan, Garang Asem Bu Parti adalah pilihan terbaik.

Menu andalannya, ayam kampung kukus dalam daun pisang, dimasak dengan santan, cabai, dan belimbing wuluh.

Rasanya gurih, pedas, dan asam segar berpadu sempurna. Proses memasak tradisional dengan tungku kayu menghadirkan aroma otentik khas pedesaan Jawa Timur.

Dusun Mantup, Ngasinan, Jetis, Ponorogo

Datang sebelum makan siang untuk menikmati garang asem yang baru matang.

4. Tahu Lontong Mbah Gareng – Brotonegaran, Ponorogo

Warung legendaris ini sudah berdiri puluhan tahun. Menu tahu lontong Mbah Gareng memadukan lontong lembut, tahu goreng, telur orak-arik, kubis, dan sambal kacang kental.

Rasa gurih dan pedasnya membangkitkan nostalgia kuliner lawas Ponorogo. Tak heran, pembeli rela antre panjang setiap pagi.

Jl. Gatot Subroto No. 83, Brotonegaran, Ponorogo

Datang sebelum jam 11 pagi karena menu cepat habis.

5. Nasi Pecel Iwak Kali Sambal Bawang – Krajan, Ponorogo

Bagi pencinta kuliner pedas, tempat ini wajib dikunjungi. Menu nasi pecel dengan iwak kali goreng renyah disajikan dengan sambal bawang pedas menyengat yang dimasak langsung di atas wajan tanah liat.

Aroma sambalnya menggoda dan suasana malam di warung ini menghadirkan pengalaman makan yang hangat dan bersahaja.

Jl. Mayjend Sutoyo S., Krajan, Ponorogo

Buka setelah Magrib, cocok untuk makan malam bersama teman atau keluarga.

Dengan cita rasa autentik dan suasana khas desa, kelima kuliner ini membuktikan bahwa kelezatan Ponorogo tak hanya berhenti pada sate.

Tiap suapan menyimpan cerita tradisi dan kehangatan lokal yang membuat siapa pun ingin kembali lagi.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#garang asem #sego tiwul #radar madiun #nasi pecel iwak kali #wisata kuliner Jawa Timur #sate Ponorogo #kuliner Ponorogo #hidden gem Ponorogo #tahu lontong Mbah Gareng