Jawa Pos Radar Madiun – Selama ini tanaman semanggi kerap dipandang sebelah mata. Tumbuh liar di sawah, pematang, hingga pekarangan, semanggi justru sering dianggap gulma.
Padahal, di balik tampilannya yang sederhana, tanaman ini menyimpan potensi kuliner sekaligus manfaat kesehatan yang tak kalah dari sayuran populer lainnya.
Di tangan yang tepat, semanggi bisa diolah menjadi hidangan lezat. Salah satu yang paling sederhana adalah ditumis.
Rasanya segar, sedikit khas seperti daun liar, namun tetap nikmat saat dipadukan dengan bumbu dapur.
Selain rasanya yang menggugah selera, semanggi juga dikenal memiliki berbagai khasiat.
Daunnya mengandung serat yang baik untuk pencernaan. Kandungan vitamin seperti vitamin A dan C membantu menjaga daya tahan tubuh.
Tak hanya itu, semanggi juga dipercaya memiliki antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas serta baik untuk kesehatan kulit.
Warga pedesaan sebenarnya sudah lama memanfaatkan semanggi sebagai bahan pangan alternatif.
Namun, kini tren kembali ke bahan alami membuat tanaman ini mulai dilirik kembali, termasuk oleh pecinta kuliner tradisional.
Bagi yang penasaran, berikut resep sederhana tumis semanggi yang bisa dicoba di rumah:
Baca Juga: Rekomendasi HP NFC Murah di Bawah 3 Juta Maret 2026: Ada Layar AMOLED dan Baterai Jumbo!
Resep Tumis Semanggi Sederhana
Bahan:
2 ikat semanggi segar, petik daunnya dan cuci bersih
3 siung bawang putih, iris tipis
2 siung bawang merah, iris
2 buah cabai merah (sesuai selera), iris
1 lembar daun salam
Garam secukupnya
Gula secukupnya
Penyedap (opsional)
2 sdm minyak untuk menumis
Sedikit air
Baca Juga: Penerimaan Polri 2026 Sampai Kapan? Cek Jadwal dan Cara Pendaftaran
Cara Membuat:
Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
Masukkan cabai dan daun salam, aduk rata.
Tambahkan semanggi, aduk hingga mulai layu.
Tuangkan sedikit air agar tidak terlalu kering.
Beri garam, gula, dan penyedap sesuai selera.
Masak sebentar hingga matang, lalu angkat dan sajikan.
Dengan pengolahan yang tepat, semanggi yang dulu dianggap tanaman liar kini bisa menjadi sajian rumahan yang sehat dan menggugah selera. Tak hanya hemat, tapi juga kaya manfaat. (afi)
Editor : Mizan Ahsani